OAtekno.com – Mulai November 2025, Affinity—rangkaian aplikasi desain grafis profesional yang meliputi Affinity Designer, Photo, dan Publisher—resmi dapat diakses gratis tanpa biaya apa pun. Transformasi ini langsung disambut hangat di komunitas kreator, media sosial, dan forum desain Indonesia. Tak hanya menghemat anggaran kreator, kebijakan baru ini juga mengubah peta persaingan software desain grafis di tanah air.
Mengenal Affinity dan Layanannya
Affinity adalah software desain grafis profesional yang selama ini dikenal dengan performa ringan, antarmuka bersih, serta fitur setara software kelas dunia. Tiga aplikasi utamanya, Affinity Designer (untuk vektor/ilustrasi & UI), Affinity Photo (editing foto profesional), dan Affinity Publisher (layouter & publishing), banyak diandalkan desainer freelance, agensi, hingga pelajar.
Sebelum digratiskan, Affinity banyak menjadi pilihan utama bagi yang menginginkan lisensi sekali beli (one time purchase) tanpa biaya langganan bulanan, karena pesaingnya menggunakan sistem langganan yang harus bayar berkala. Produk mereka tersedia untuk Windows, Mac, dan iPad—semuanya kini bisa diunduh bebas biaya hanya dengan login ke akun Canva. Menariknya lagi, baik Affinity Designer (untuk vektor/ilustrasi & UI), Affinity Photo (editing foto profesional), dan Affinity Publisher (layouter & publishing) kini disatukan dalam satu aplikasi Affinity.
Harga Affinity Sebelum Gratis dan Komparasi dengan Kompetitor
Sebelum kebijakan baru, harga Affinity sebagai berikut:
- Affinity Designer, Photo, Publisher: sekitar Rp1,1 juta per aplikasi (USD 69,99, one time purchase)
- Universal License (semua platform): sekitar Rp2,65 juta (USD 169,99)
Harga kompetitor utama:
- Adobe Creative Cloud
- Paket Photography: Rp203.300/bulan (hanya Photoshop & Lightroom)
- Paket Illustrator: Rp330.000/bulan
- Paket All Apps: Rp836.000/bulan
- CorelDRAW Graphics Suite
- Langganan tahunan: Rp3.600.000/tahun
- Beli putus: sekitar Rp10 juta (versi tertentu)
Fitur Gratis, Tapi Tetap Ada Monetisasi
Walaupun sekarang gratis, tidak semua fungsi premium langsung terbuka. Salah satu fitur yang tetap membutuhkan langganan (khususnya integrasi penuh ke layanan cloud Canva Pro) antara lain:
- Ekspor proyek secara instan langsung ke Canva
- Sinkronisasi aset dan kolaborasi lewat ekosistem Canva untuk tim/profesional
Fitur-fitur utama Affinity seperti editing, layout, dan export sudah bisa dipakai sepenuhnya gratis. Monetisasi hanya terjadi jika pengguna membutuhkan akses lanjutan ke layanan cloud atau fitur kolaborasi tim di Canva Pro. Model ini memungkinkan Affinity tetap menjaga kualitas pengembangan dan layanan secara jangka panjang.
Kenapa Affinity Bisa Gratis? Insight untuk Pengguna
Transformasi menjadi gratis dilakukan sebagai strategi memperluas basis pengguna global, termasuk Indonesia yang pasar desain grafisnya sangat besar. Dengan adopsi luas, potensi pengguna yang naik kelas ke layanan cloud atau fitur tim akan menjadi sumber pendapatan jangka panjang. Strategi ini efektif untuk setidaknya membuat efek kejut ke pesaing agar penggunanya pindah, walaupun ada kekhawatiran di jangka panjang ada metode monetisasi lain dari Affinity. Saat ini hanya ada fungsi Canva Pro yang kebanyakan berbasis AI yang harus bayar jika ingin digunakan, jadi, meskipun gratis, layanan ini tetap sustain dan mendatangkan value bagi semua pihak.
Cara Akses Affinity Gratis
- Download aplikasi Affinity dari situs resmi, ini linknya
- Login menggunakan akun Canva (bisa dengan Google)
- Nikmati seluruh fitur utama tanpa biaya, tanpa watermark, dan tanpa batasan export—cocok untuk profesional, pelajar, hingga UMKM
Langkah Affinity untuk membuka akses gratis sepenuhnya menjadi kabar baik bagi para desainer grafis, fotografer, hingga pegiat publishing digital. Dengan fitur profesional dan harga nol rupiah, kini semakin banyak kreator di Indonesia yang bisa upgrade workflow secara resmi, legal, dan hemat budget.

