OAtekno.com – HyperOS merupakan antarmuka pengguna (UI) terbaru dari Xiaomi yang menggantikan MIUI, yang sebelumnya banyak digunakan oleh pengguna HP Xiaomi, Redmi, dan Poco. Perilisan HyperOS merupakan langkah signifikan bagi Xiaomi dalam menciptakan ekosistem perangkat yang lebih baik. HyperOS menjanjikan tampilan yang lebih segar dan interkonektivitas yang lebih luas antar perangkat Xiaomi.
Namun, tidak semua pengguna Xiaomi, Redmi, dan Poco menyukai tampilan dari HyperOS. Jika kamu termasuk salah satu dari mereka yang tidak puas dengan HyperOS dan ingin beralih kembali ke MIUI, artikel ini akan memberikan panduan lengkap untuk melakukan downgrade.
Langkah-Langkah Downgrade dari HyperOS ke MIUI
Setiap ponsel Xiaomi, Redmi, dan Poco dapat di-downgrade dari HyperOS ke MIUI melalui tiga langkah berikut:
- Membuka Bootloader.
- Mengunduh Fastboot ROM.
- Mem-flash file ROM fastboot.
Peringatan: Proses ini sangat berisiko. Jika terjadi kesalahan selama proses downgrade, perangkat dapat mengalami masalah serius. Pastikan data kamu telah di-back up untuk menghindari kehilangan data penting.
Baca juga: Cara Nonaktifkan Safe Mode di HP Samsung
Membuka Kunci Bootloader
Membuka kunci bootloader di HyperOS memiliki beberapa batasan tambahan dibandingkan dengan MIUI:
Persyaratan baru untuk membuka kunci bootloader:
– Akun Xiaomi harus aktif lebih dari 30 hari.
– Versi aplikasi Xiaomi Community harus 5.3.31 atau lebih tinggi.
– Hanya dapat membuka kunci bootloader 3 perangkat per tahun per akun.
Langkah-langkah untuk membuka kunci bootloader:
- Buka aplikasi Xiaomi Community.
- Buka menu “Me” di pojok kanan bawah.
- Klik “Settings”.
- Ketuk Change Region dan pilih Global.
- Kembali ke menu Me dan klik Unlock Bootloader.
- Jika opsi ini tidak muncul, tutup dan buka kembali aplikasi.
- Klik Apply for unlocking.
- Jika berhasil, kamu akan dapat izin hingga tanggal tertentu. Pembukaan kunci bootloader ini tidak permanen dan perlu dilakukan kembali setelah jangka waktu yang ditentukan berakhir.
Mengaktifkan Opsi Developer:
- Buka aplikasi Settings dan ketuk About Phone.
- Ketuk 7 hingga 10 kali pada pilihan OS Version untuk mengaktifkan Developer Mode.
- Pergi ke Additional Settings.
- Buka Developer Options dan pilih Mi Unlock status.
- Tambahkan akun Xiaomi kamu.
Aktifkan Bootloader:
- Buka halaman Unlock Your MI Device di browser PC kamu.
- Klik Download Mi Unlock untuk mengunduh software unlock bootloader.
- Ekstrak file ZIP yang diunduh.
- Buka aplikasi miflash_unlock.
- Masuk menggunakan akun Xiaomi kamu.
- Matikan HP Xiaomi dan tahan tombol power dan volume turun untuk masuk mode Fastboot.
- Hubungkan ponsel ke PC dengan kabel USB.
- Klik Unlock di aplikasi Mi Unlock.
- Download Fastboot ROM
Unduh Fastboot ROM dari MIUI
- Buka xiaomifirmwareupdater.com dan pilih model perangkat.
- Pilih Full ROM dan unduh versi Fastboot.
- Pastikan kamu mengunduh Fastboot ROM di PC.
- Flash Fastboot ROM
Flash ROM via Fastboot
- Unduh aplikasi Xiaomi Flash di PC.
- Ekstrak file yang sudah kalian unduh.
- Buka aplikasi XiaoMiFlash dan instal driver.
- Matikan daya HP Xiaomi.
- Tahan tombol power dan volume turun untuk masuk mode fastboot.
- Hubungkan HP ke PC melalui kabel USB.
- Di aplikasi MiFlash, klik refresh untuk melihat perangkat yang terhubung.
- Ekstrak ROM fastboot di PC.
- Salin jalur folder (Folder Path) dan tempel di aplikasi MiFlash.
- Pilih opsi Clean All untuk melakukan flashing tanpa mengunci bootloader atau Save User Data untuk menyimpan data ponsel.
- Ketuk tombol flash untuk mulai proses flashing.
- Tunggu hingga proses selesai dan ponsel akan boot otomatis ke layar pengaturan MIUI.
Catatan: Jangan putuskan sambungan perangkat hingga proses selesai untuk menghindari kerusakan.







