OAtekno.com – Google menambahkan sejumlah pembaruan baru untuk Maps, termasuk beberapa fitur yang support kecerdasan buatan (AI), salah satunya fitur AI-powered search yang memiliki rancangan untuk memudahkan pengguna dalam mencari, menjelajahi sekitar mereka, dan mencapai tujuan mereka. Google membuatnya lebih mudah untuk menemukan barang-barang tertentu di sekitar kalian dan mendapatkan inspirasi untuk kegiatan yang ingin kalian lakukan, serta menghadirkan pembaruan interface navigasi, memberikan informasi lebih lanjut kepada pengendara kendaraan listrik tentang pengisi daya, dan lainnya.
Fitur ‘AI-powered search’ pada Maps untuk permudah pengguna
Google memperbarui fitur Pencarian dalam Maps untuk memudahkan pengguna menemukan hal-hal tertentu di sekitar mereka. Sekarang, ketika kalian mencari sesuatu seperti “hal yang dapat dilakukan di Tokyo,” kalian akan menemukan hasil foto dari apa yang kalian cari. Maps akan menampilkan hasil berdasarkan pada analisis foto yang pengguna bagikan di Google Maps berkat kecerdasan buatan dan model pengenalan gambar canggih. Dengan menunjukkan gambar-gambar ini, Google ingin memudahkan kalian menemukan tempat-tempat baru yang menawarkan persis apa yang kalian cari. Dalam skenario ini, jika kalian melihat gambar seni latte hewan yang lucu, kalian dapat mengkliknya untuk mempelajari lebih lanjut tentang kafe yang menawarkannya dan kemudian navigasi ke sana.
Fitur baru ini akan meluncur lebih dulu di Prancis, Jerman, Jepang, Inggris, dan Amerika Serikat minggu ini. Google berencana untuk memperluasnya ke lebih banyak negara.
Interface navigasi pada Maps akan lebih akurat
Google juga mengumumkan bahwa antarmuka navigasi Maps akan segera mencerminkan sekitar kalian dengan lebih akurat. Misalnya, kalian akan melihat bangunan yang lebih realistis untuk membantu kalian berorientasi saat mengemudi di pusat kota. Selain pembaruan warna melalui peta, kalian sekarang akan melihat detail jalur yang ter-update saat kalian berada di jalan tol. Pembaruan ini akan mulai meluncur dalam beberapa bulan mendatang di 12 negara, semoga saja Indonesia termasuk dari 12 negara tersebut.
Untuk pengemudi di Amerika Serikat, mereka akan mulai melihat apakah ada jalur HOV (High Occupancy Vehicle) di sepanjang rute mereka. Dan di Eropa, Google memperluas informasi batas kecepatan berbasis AI-nya ke 20 negara. Kedua fitur ini mulai meluncur di Android, iOS, dan untuk mobil dengan Google Built-in dalam beberapa bulan mendatang.
Selain itu, pengemudi kendaraan listrik (EV) di Android dan iOS akan mulai melihat informasi tambahan tentang stasiun pengisian daya yang muncul di peta mereka, termasuk apakah pengisi daya kompatibel dengan kendaraan mereka dan apakah pengisi daya yang tersedia adalah cepat, sedang, atau lambat. kalian juga akan dapat melihat kapan pengisi daya terakhir kali digunakan, sehingga kalian dapat memastikan bahwa itu berfungsi dan tidak.







