OAtekno.com – Google terus memperluas penerapan teknologi kecerdasan buatan (AI) ke berbagai layanan, salah satunya lewat fitur baru bernama Tanya Gemini (Ask Gemini) di Google Meet. Inovasi ini dirancang untuk membantu pengguna merangkum diskusi, mencatat poin penting, hingga menerjemahkan percakapan secara real-time.
Fitur Utama Tanya Gemini
Berdasarkan uji coba yang dilakukan pada April 2025, Tanya Gemini menghadirkan beberapa kemampuan baru yang relevan untuk produktivitas rapat virtual:
-
Ringkasan diskusi singkat: merangkum pembicaraan yang sedang berlangsung atau menyajikan rekap ucapan peserta.
-
Identifikasi keputusan rapat: menyoroti inti pembahasan, keputusan, serta tindak lanjut yang diambil.
-
Catatan otomatis: mencatat poin rapat bagi peserta yang terlambat masuk, jika opsi Take Notes for Me diaktifkan.
Selain itu, Tanya Gemini juga dibekali dengan fitur Speech Translation, yang memungkinkan percakapan di dalam rapat diterjemahkan secara langsung ke bahasa lain.
Baca juga: Google Rilis Pembaruan Besar untuk Aplikasi Sistem Android
Perbedaan Strategi Google dengan Kompetitor
Berbeda dengan pendekatan Meta dan OpenAI yang fokus pada pengembangan fitur keamanan AI, Google memilih langkah lebih spesifik dengan menghadirkan Tanya Gemini hanya di perangkat lunak tertentu. Fitur ini juga tidak menyimpan repositori publik, melainkan hanya dapat diakses oleh pengguna yang mengaktifkannya, sehingga tetap menjaga privasi percakapan.
Ketersediaan di Indonesia dan Kompatibilitas
Saat ini, akses pratinjau Tanya Gemini sudah ditutup karena periode uji coba berakhir pada April 2025. Namun, Google memastikan fitur ini akan tersedia lebih luas mulai kuartal pertama (Q1) 2026 untuk pelanggan Workspace Business Starter, Business Standard, Enterprise Standard, dan Enterprise Plus.
Pada tahap awal, Tanya Gemini akan hadir di Google Meet versi web desktop. Meski belum ada pengumuman resmi terkait ketersediaan di Indonesia, peluang hadirnya fitur ini cukup besar. Pasalnya, layanan Speech Translation sudah dipastikan hadir global, berbeda dengan Google Veo 3 yang hingga kini belum masuk pasar Tanah Air.
Tanya Gemini menjadi salah satu langkah Google dalam mengintegrasikan AI ke produktivitas sehari-hari. Jika resmi dirilis di Indonesia, fitur ini berpotensi mendukung kolaborasi bisnis lintas bahasa dan meningkatkan efisiensi rapat daring.





