OAtekno.com – Google Veo 3 kini resmi tersedia di Indonesia, membawa teknologi video berbasis AI yang sebelumnya diperkenalkan dalam konferensi pengembang Google I/O beberapa waktu lalu. Peluncuran ini merupakan bagian dari ekspansi global Google untuk memperluas akses terhadap teknologi AI generatif di berbagai wilayah, termasuk negara dengan basis pengguna Gemini seperti Indonesia.
Teknologi Video AI dari Google
Veo 3 adalah alat berbasis kecerdasan buatan yang memungkinkan pengguna membuat video hanya dengan masukan berupa gambar atau instruksi berbasis teks. Teknologi ini dirancang untuk mendorong kreativitas tanpa batas, mulai dari simulasi visual unik seperti suara apel kaca yang dipotong, hingga visualisasi tokoh fiksi seperti Bigfoot.
Menurut keterangan resmi yang dirilis Google pada Sabtu (5/7/2025), tim pengembang Veo 3 terinspirasi dari berbagai karya buatan pengguna yang viral dan inovatif. Mereka menyebut bahwa eksplorasi visual yang dihasilkan lewat Veo 3 adalah bentuk baru dalam ekspresi digital, sekaligus contoh potensi AI dalam industri kreatif.
Baca juga: Fitur Handoff Google Bakal Bawa Integrasi Lintas Perangkat ke Galaxy dan Android Lainnya
Tersedia Lewat Layanan Google AI Pro
Pengguna di Indonesia dapat mengakses Veo 3 melalui langganan Google AI Pro. Langkah ini menandakan bahwa semua negara yang mendukung Gemini juga akan mendapatkan akses terhadap fitur Veo 3 secara bertahap.
Meski menawarkan kebebasan berkreasi, Google menekankan pentingnya penggunaan AI yang aman dan bertanggung jawab. Pengujian menyeluruh serta evaluasi berkelanjutan dilakukan untuk memastikan sistem berjalan sesuai dengan kebijakan etika perusahaan.
Sistem Keamanan dan Watermark Otomatis
Guna mencegah penyalahgunaan teknologi AI, Google telah menetapkan pedoman ketat terhadap konten yang dihasilkan melalui Veo 3. Termasuk di antaranya adalah larangan produksi konten berbahaya atau tidak pantas.
Setiap video yang dihasilkan oleh Veo 3 secara otomatis akan diberi watermark, baik yang terlihat secara visual maupun tersembunyi melalui teknologi SynthID. Tanda ini berfungsi sebagai penanda bahwa video tersebut dihasilkan oleh sistem AI, sekaligus bentuk transparansi terhadap konten digital yang beredar di publik.
Dengan kehadiran Veo 3 di Indonesia, Google memberikan kesempatan lebih luas bagi individu maupun kreator lokal untuk mengeksplorasi kemampuan AI dalam menciptakan konten video secara etis dan kreatif.





