OAtekno.com – Honda dikabarkan sedang mengembangkan teknologi baterai untuk kendaraan listrik terbaru yang berukuran lebih kecil, Solid-State Battery. Ini juga akan sekaligus menurunkan harga mobil listrik secara keseluruhan.
Biaya Produksi Solid-State Battery Lebih Murah Dari Lithium-ion
CEO Honda, Toshihiro Mibe, akan bertaruh kepada teknologi baru ini untuk bisa menghadirkan baterai listrik untuk kendaraan listrik yang berukuran lebih kecil. Mengingat salah satu biaya terbesar yang menjadi tantangan untuk kendaraan listrik adalah sebuah baterai. Hal ini membuat kendaraan listrik bisa lebih mahal 40% untuk diproduksi. Honda berharap bahwa teknologi baterai baru ini dapat menanggulangi masalah tersebut.
Baca juga: Honda N-Van EV 2024, Van Listriknya Honda
Teknologi baterai kendaraan listrik yang akan datang adalah Solid-State battery, yang mana berbeda dengan baterai lithium-ion yang masih terpakai untuk kendaraan listrik saat ini. Baterai lithium-ion menggunakan elektrolit cair untuk menghantarkan listrik, baterai solid-state mengganti material tersebut dengan bahan lebih stabil seperti keramik. Dengan hal ini, maka akan mengurangi ukuran dan juga biaya baterai.
Mibe menyadari bahwa pengembangan Solid-State Battery ini membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk bisa masyarakat gunakan secara massal. Produksi juga akan sangat membutuhkan investasi serta inspeksi, sehingga Honda harus memastikan bahwa pasar sudah siap untuk bisa selangkah lebih maju terkait mobil listrik ini. Lebih lanjut, pihak Honda saat ini tengah mengembangkan baterai solid-state dengan berdiskusi dengan perusahaan GM serta mengerjakan program lain dengan Korea LG Energy Solution.





