OAtekno.com – Honor 400 Pro dipastikan akan meluncur di pasar Indonesia setelah muncul dalam database sertifikasi TKDN milik Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Ponsel ini mengantongi tingkat kandungan dalam negeri sebesar 39,6 persen, yang menjadi indikator kuat kehadirannya di Tanah Air bersama model reguler Honor 400.
Honor 400 dan 400 Pro Masuk Sertifikasi TKDN
Honor 400 lebih dulu memperoleh sertifikasi TKDN pada Mei 2025. Namun kala itu, belum ada kepastian apakah versi Pro juga akan diboyong ke Indonesia. Kini, kejelasan mulai tampak setelah Honor 400 Pro turut tercatat di situs Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dengan nilai TKDN yang sama.
Hadirnya dua model sekaligus menunjukkan kemungkinan perilisan bersama dalam waktu dekat. Meskipun Honor Indonesia belum merilis jadwal resmi peluncuran, beberapa unggahan di media sosial perusahaan sudah mulai menampilkan teaser kehadiran seri Honor 400.
Spesifikasi Honor 400
Model standar Honor 400 dirancang dengan pendekatan ringan dan ramping. Perangkat ini memiliki layar berukuran 6,55 inci dengan panel refresh rate 120Hz dan resolusi 1.264 x 2.736 piksel. Kecerahan maksimalnya diklaim mencapai 5.000 nits, menjanjikan visibilitas tinggi di berbagai kondisi pencahayaan.
Untuk performa, Honor menyematkan chipset Snapdragon 7 Gen 3 yang dipadukan dengan RAM 8GB serta penyimpanan internal 256GB atau 512GB. Model ini juga mengusung teknologi berbasis AI yang serupa dengan varian Pro.
Bagian kamera dilengkapi sensor utama 200MP, lensa ultra wide 12MP yang mendukung mode makro, dan kamera depan 50MP. Walau tidak dibekali lensa telefoto, konfigurasi ini disebut tetap mampu menghasilkan hasil foto yang kompetitif.
Baca juga: XPENG X9 dan G6 Resmi Hadir di Indonesia
Honor 400 memiliki ketebalan 7,3 mm dengan bobot 184 gram. Kapasitas baterainya sebesar 5.300 mAh, didukung pengisian daya kabel 66W. Dari sisi ketahanan, ponsel ini mengantongi sertifikasi IP65 untuk perlindungan dari debu dan cipratan air.
Spesifikasi Honor 400 Pro
Sebagai varian yang lebih premium, Honor 400 Pro hadir dengan peningkatan signifikan, khususnya pada sisi kamera dan performa. Perangkat ini dibekali kamera utama 200MP, lensa telefoto 50MP, dan kamera ultra wide 12MP dengan fungsi makro. Kamera depan tetap menggunakan sensor 50MP.
Untuk dapur pacu, ponsel ini mengandalkan Snapdragon 8 Gen 3 dengan RAM 12GB dan pilihan penyimpanan 256GB atau 512GB. Selain itu, Honor menyematkan serangkaian fitur AI berbasis Google Cloud serta sistem internalnya, seperti:
-
AI Subtitle dan AI Translation
-
AI Writing Tools dan Summary
-
Fitur keamanan AI seperti Deepfake Detection
-
Pengeditan foto cerdas, termasuk penghapusan objek dan pantulan
Honor 400 Pro juga membawa layar quad-curve berukuran 6,7 inci dengan resolusi 1.280 x 2.800 piksel dan refresh rate 120Hz. Dimensi perangkat ini sedikit lebih besar, dengan ketebalan 8,1 mm dan berat 205 gram.
Sektor daya diperkuat baterai Silicon-Carbon 5.300 mAh dengan dukungan pengisian kabel hingga 100W serta pengisian nirkabel 50W. Ponsel ini menjalankan MagicOS 9.0 berbasis Android 15, dan dijanjikan akan mendapatkan dukungan pembaruan OS serta keamanan selama 6 tahun. Sertifikasi IP68/IP69 turut melengkapi perlindungan terhadap debu dan air.
Harga Global dan Varian Warna
Di pasar global, Honor 400 dipasarkan dengan harga mulai dari sekitar Rp8,8 juta (kurs 1 USD ≈ Rp16.000), sedangkan Honor 400 Pro dibanderol sekitar Rp14,1 juta. Keduanya tersedia dalam pilihan warna Desert Gold, Lunar Grey, dan Midnight Black.
Kehadiran Honor 400 dan Honor 400 Pro di situs resmi TKDN menandakan kesiapan Honor untuk kembali meramaikan pasar smartphone Indonesia. Dengan fitur berbasis AI dan performa tinggi, kedua model ini diposisikan untuk bersaing di segmen menengah ke atas.






