OAtekno.com – Meskipun menghadapi kesulitan akibat larangan Amerika Serikat, Huawei tetap kuat. Salah satu kunci suksesnya adalah fokus pada penelitian dan pengembangan (R&D). Huawei telah lama mengembangkan teknologi 5G dan memiliki lebih dari 2.000 paten 5G di seluruh dunia.

LexisNexis: Huawei Unggul Untuk Urusan Hak Paten 5G

Menurut laporan dari LexisNexis, perusahaan riset hukum, Huawei memimpin dalam perlombaan paten 5G dengan lebih dari 2.000 paten. 5G dianggap sebagai teknologi nirkabel masa depan yang akan mengubah banyak sektor, termasuk manufaktur, transportasi, dan perawatan kesehatan. 5G lebih cepat daripada 4G, dengan kecepatan hingga 10 gigabit per detik, dan memiliki laten rendah, yang artinya data bisa ditransmisikan dengan lebih cepat.

Laporan ini juga menunjukkan bahwa Amerika Serikat memiliki paten 5G terbanyak, diikuti oleh China dan Eropa. Meskipun memiliki banyak paten, kepemilikan paten saja tidak cukup untuk sukses. Kualitas produk, hubungan pelanggan, dan dukungan pemerintah juga penting.

Baca juga: Huawei Kirin 9000s Chipset 7nm Hasil Modifikasi Dari 14nm

Pemerintah beberapa negara khawatir dengan dominasi Huawei dalam paten 5G karena bisa memberikan terlalu banyak kontrol pada perusahaan ini dalam pengembangan jaringan 5G. Sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat, telah mengambil langkah-langkah untuk membatasi akses Huawei ke pasar dan teknologi.

Namun, meskipun menghadapi masalah ini, Huawei tetap menjadi pemimpin dalam pasar 5G global. Perusahaan ini telah membangun jaringan 5G di lebih dari 170 negara dan wilayah, dan merupakan pemasok utama peralatan 5G.

Via