OAtekno.com – Huawei dilaporkan tengah mempersiapkan peluncuran ponsel lipat tiga generasi keduanya yang kemungkinan besar akan menjadi penerus dari Huawei Mate XT. Perangkat ini telah muncul dalam database sertifikasi MIIT di Tiongkok dengan nomor model GRL-AL20. Berdasarkan informasi tersebut, ponsel ini diperkirakan membawa berbagai peningkatan termasuk konektivitas 5G dan fitur komunikasi satelit.
Muncul di Situs Sertifikasi
Kemunculan model GRL-AL20 di database MIIT memperkuat dugaan bahwa Huawei akan segera memperkenalkan ponsel lipat tiga terbaru. Nomor model ini memiliki kemiripan dengan generasi sebelumnya, Mate XT, yang menggunakan kode GRL-AL10. Meski belum ada konfirmasi resmi mengenai nama dagangnya, besar kemungkinan perangkat ini akan disebut sebagai Mate XT 2 atau nama lain dalam lini foldable Huawei.
Mendukung 5G dan Komunikasi Satelit
Salah satu hal yang terungkap dari sertifikasi tersebut adalah dukungan untuk jaringan 5G dan komunikasi berbasis satelit. Huawei sebelumnya telah menghadirkan fitur satellite calling pada lini Mate X5 dan Mate XT melalui antena khusus yang hanya aktif saat perangkat dibuka penuh. Masih belum diketahui apakah generasi terbaru ini akan mendukung komunikasi satelit saat perangkat dilipat sebagian atau dalam keadaan tertutup.
Spesifikasi Layar dan Engsel
Menurut bocoran awal, Huawei kemungkinan besar tetap mempertahankan layar triple-fold berukuran 10,2 inci yang telah digunakan pada generasi sebelumnya. Perangkat ini juga disebut akan menggunakan engsel buatan internal bernama “Tian Gong” yang dirancang agar lebih ramping namun tetap kokoh.
Performa dan Chipset Kirin Baru
Dari segi performa, ponsel lipat tiga ini disebut-sebut akan dibekali chipset Kirin 9020. Chipset ini menggunakan konfigurasi CPU 1+3+4, terdiri dari satu inti utama Taishan dengan kecepatan 2,5GHz, tiga inti menengah 2,15GHz, serta empat inti hemat daya 1,6GHz. Untuk grafis, perangkat kemungkinan akan memakai GPU Maleoon 920 yang berjalan pada frekuensi 840MHz.
Kemungkinan Fitur eSIM
Salah satu fitur baru yang juga berpotensi hadir adalah dukungan eSIM, yang memungkinkan pengguna untuk tidak lagi memerlukan kartu SIM fisik. Jika benar, ini akan menjadi langkah strategis Huawei dalam mengikuti tren perangkat flagship global yang mulai mengadopsi teknologi ini.
Perkiraan Waktu Peluncuran
Huawei diprediksi akan meluncurkan ponsel lipat tiga generasi kedua ini sekitar bulan September. Waktu peluncuran ini berdekatan dengan pengumuman seri iPhone 17 dari Apple, serta kabar bahwa Samsung juga tengah mempersiapkan ponsel tri-foldable miliknya. Hal ini menunjukkan bahwa pasar ponsel lipat, khususnya yang memiliki mekanisme tiga lipatan, semakin kompetitif di tahun 2025.
Ponsel lipat tiga generasi kedua dari Huawei tampaknya akan hadir dengan berbagai pembaruan strategis, mulai dari dukungan jaringan hingga desain internal. Meskipun belum diumumkan secara resmi, kehadirannya yang telah tercatat dalam sertifikasi MIIT menandakan bahwa peluncuran publik sudah semakin dekat.





