OAtekno.com – Dua tablet terbaru dari Motorola ini menawarkan pilihan sesuai kebutuhan pelajar, mahasiswa, pengguna kasual, hingga profesional.
Desain dan Layar: Pilihan Compact atau Premium
Moto Pad 60 Neo mengutamakan desain tipis dan ringan, hanya 6,99 mm dengan bobot 490 gram. Layar berukuran 11 inci resolusi 2.5K (2560×1600 piksel) dan refresh rate 90Hz memberikan tampilan memadai untuk aktivitas harian, baik di dalam maupun luar ruangan, dengan tingkat kecerahan sekitar 500 nits.
Di sisi lain, Moto Pad 60 Pro memperbesar area layar menjadi 12,7 inci beresolusi 3K (2944×1840 piksel) dan refresh rate 144Hz. Bobotnya 614 gram, dan tingkat kecerahan sekitar 415 nits. Meski sedikit lebih rendah, layar Pro memberikan pengalaman visual yang lebih halus dan cocok untuk menikmati konten multimedia. Keduanya dilengkapi sertifikasi IP52 untuk ketahanan terhadap debu dan cipratan air.
Performa: Dimensity 6300 vs Dimensity 8300
Pada dapur pacu, Moto Pad 60 Neo menggunakan chipset MediaTek Dimensity 6300 (6nm) yang dipadukan dengan RAM 4GB dan storage 128GB tipe UFS 2.2. Tablet ini ideal untuk tugas ringan seperti belajar daring, membaca, atau streaming.
Moto Pad 60 Pro menawarkan MediaTek Dimensity 8300, RAM 8GB LPDDR5X, dan storage 256GB UFS 4.0. Kinerja model Pro sangat cocok untuk multitasking, editing, dan bermain game, memberikan fleksibilitas bagi pengguna profesional.
Kamera dan Harga di Indonesia
Fitur kamera pada Neo terdiri dari kamera belakang 8MP dan kamera depan 5MP, cukup untuk video conference atau panggilan online. Model Pro menghadirkan kamera belakang 13MP dan kamera depan 8MP yang menghasilkan kualitas gambar lebih tajam untuk keperluan komunikasi dan dokumentasi.
Untuk pasar Indonesia, Moto Pad 60 Neo dijual sekitar Rp2.869.000 dengan konfigurasi 4GB/128GB. Sementara itu, Moto Pad 60 Pro dibanderol sekitar Rp6.099.000 untuk varian 8GB/256GB.
Kehadiran Motorola Moto Pad 60 Neo dan Moto Pad 60 Pro memberikan pilihan tablet Android untuk segmen berbeda. Neo menawarkan mobilitas dan efisiensi dengan harga kompetitif, sedangkan Pro fokus pada performa tinggi dan layar premium. Kedua perangkat semakin memperkuat kehadiran Motorola di pasar tablet Indonesia yang terus berkembang.


