OAtekno.com – Instagram tembus 3 miliar pengguna aktif bulanan, menjadikannya salah satu platform media sosial dengan basis pengguna terbesar di dunia. Informasi ini diumumkan langsung oleh CEO Meta, Mark Zuckerberg, yang juga menegaskan posisi kuat Meta sebagai raksasa teknologi global. Sebagai catatan, pencapaian ini hadir hampir empat tahun setelah Instagram melaporkan 2 miliar pengguna pada akhir 2021.
Jejak Pertumbuhan Bersama Platform Meta Lainnya
Keberhasilan Instagram mengikuti tren yang juga terjadi pada platform Meta lainnya. Facebook lebih dulu melampaui angka 3 miliar pengguna pada Januari 2025, sementara WhatsApp menyusul pada April 2025. Dengan demikian, tiga aplikasi inti milik Meta kini sama-sama mencatatkan rekor pengguna bulanan yang fantastis.
Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi dari Meta apakah jumlah tersebut turut menghitung pengguna Threads. Aplikasi ini diluncurkan pada Juli 2023 sebagai pesaing X (dulu Twitter) dan mewajibkan pendaftaran dengan akun Instagram atau Facebook.
Baca juga: Instagram Resmi Hadir di iPad dengan Tampilan Baru yang Optimalkan Reels
Fitur yang Dorong Pertumbuhan
Berdasarkan laporan Bloomberg, dua fitur menjadi pendorong utama pertumbuhan Instagram: direct messaging (DM) dan video pendek Reels. Keduanya terus dipoles oleh Meta agar semakin menarik pengguna, termasuk dengan pembaruan rutin.
Adam Mosseri, Kepala Instagram, menyebutkan bahwa navigasi aplikasi akan diperbarui agar akses menuju DM dan Reels lebih mudah ditemukan. Fokus ini sejalan dengan strategi Meta yang menekankan interaksi personal dan konten video singkat.
Algoritma dan Uji Coba Baru
Selain itu, Instagram tengah menyiapkan pembaruan algoritma yang memungkinkan pengguna mengatur topik mana yang ingin lebih sering atau jarang muncul di feed dan Reels mereka. Pendekatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih relevan bagi pengguna.
Di sisi lain, Instagram berencana melakukan uji coba di India dan Korea Selatan. Dalam uji coba ini, tampilan default saat aplikasi dibuka akan langsung menuju Reels. Strategi tersebut dinilai sebagai langkah memanfaatkan peluang di pasar India, terutama setelah larangan penggunaan TikTok di negara tersebut.
Pencapaian 3 miliar pengguna aktif bulanan menegaskan posisi Instagram sebagai salah satu pemain utama di industri media sosial global, sekaligus memperlihatkan bagaimana Meta terus menyesuaikan strategi produknya dengan dinamika pasar.




