OAtekno.com – Intel baru saja mengumumkan jadwal peluncuran prosesor terbaru untuk laptop mereka, yaitu Lunar Lake.

Prosesor x86 Lunar Lake ini akan tersedia secara global pada kuartal ketiga tahun ini dan dikhususkan untuk AI PC.

“Dengan kemajuan dalam efisiensi daya, kesesuaian arsitektur x86 yang dapat diandalkan, dan katalog perangkat lunak paling lengkap dalam industri ini,” ujar Michelle Johnston Holthaus, wakil presiden eksekutif Intel dan manajer umum Grup Komputasi Klien.

Dia menjelaskan, “kami menyediakan penawaran perangkat keras dan perangkat lunak gabungan yang paling kompetitif dalam sejarah bersama-sama dengan Lunar Lake dan Copilot+.”

Lunar Lake bukanlah sekadar prosesor biasa, melainkan inti kekuatan AI yang tersemat dalam chip kecil.

Baca juga: iQOO Z9 Resmi Meluncur, HP Rp 2 Jutaan Performa Mirip Flagship

Dengan dukungan NPU (Neural Processing Unit) terintegrasi yang mampu menghasilkan lebih dari 40 triliun operasi per detik (TOPS), Lunar Lake dapat menangani berbagai tugas AI yang paling rumit dengan lancar.

“Pengenalan Lunar Lake akan membawa peningkatan mendasar dalam hal keamanan, daya tahan baterai, dan banyak lagi, berkat kemitraan co-engineering kami dengan Intel,” ucap Pavan Davuluri, Corporate Vice President Windows + Devices di Microsoft.

Rencananya, Intel akan memasangkan prosesor Lunar Lake ini pada 80 laptop baru yang diproduksi oleh 20 produsen.

Sebagai bagian dari Program Percepatan AI PC, Intel berkolaborasi dengan lebih dari 100 vendor perangkat lunak independen untuk meningkatkan pengalaman AI PC dalam asisten pribadi, efek audio, kreasi konten, gaming, keamanan, streaming, kolaborasi video, dan lainnya.

China Melarang Penggunaan Prosesor AMD dan Intel di Kantor Pemerintah

Di sisi lain, Pemerintah China telah menerbitkan pedoman untuk melarang penggunaan prosesor AMD dan Intel.

Larangan terhadap prosesor dari Amerika Serikat ini menandai langkah terbaru dalam perang teknologi antara AS dan China.

Saat ini, lembaga pemerintah China diwajibkan menggunakan chip buatan dalam negeri. Pemerintah setempat telah menyusun daftar 18 prosesor yang disetujui, termasuk chip buatan Huawei dan Phytium.

Untuk informasi, kedua perusahaan tersebut telah dilarang beroperasi di Amerika Serikat.