OAtekno.com – Microsoft baru saja mengumumkan rencana untuk secara bertahap menghapus fitur Control Panel, yang telah menjadi bagian dari sistem operasi Windows selama 39 tahun. Sebagai gantinya, perusahaan akan mendorong pengguna untuk beralih sepenuhnya ke aplikasi Settings.

Bagi banyak pengguna Windows, langkah ini mungkin tidak terlalu mengejutkan. Sejak Oktober 2020, Microsoft memang sudah mulai mengarahkan pengguna dari Control Panel ke aplikasi Settings sebagai upaya untuk modernisasi.

Dalam dokumen pendukung yang dirilis, Microsoft menjelaskan bahwa aplikasi Settings menawarkan pengalaman pengguna yang lebih modern dan efisien. Sementara itu, Control Panel pertama kali diperkenalkan pada Windows pada tahun 1985.

Baca juga: MediaTek Bakal Merilis Dimensity 9400 Lebih Awal

Selama ini, Control Panel telah menjadi pusat pengaturan bagi pengguna untuk menambah perangkat dan printer, menyesuaikan tanggal dan waktu, mempersonalisasi tampilan desktop, menghapus program yang tidak diperlukan, dan melakukan banyak fungsi lainnya.

Namun, dengan pengumuman terbaru ini, semua fungsi tersebut akan dipindahkan sepenuhnya ke aplikasi Settings. Untuk diketahui, aplikasi Settings pertama kali diperkenalkan di Windows 8 pada tahun 2012 dan telah secara bertahap mengambil alih fungsi-fungsi yang sebelumnya dikelola oleh Control Panel.

Meski Microsoft sudah mengumumkan rencana ini, tanggal pasti penghentian total Control Panel belum ditentukan. Meski begitu, pengguna Windows disarankan untuk mulai membiasakan diri dengan aplikasi Settings sebelum Control Panel benar-benar dihilangkan dari sistem operasi ini.