OAtekno.com – NexPhone smartphone PC hadir sebagai perangkat yang menggabungkan fungsi ponsel dan komputer dalam satu bentuk ringkas. Sejak awal, NexPhone dirancang untuk pengguna yang membutuhkan fleksibilitas kerja, di mana satu perangkat dapat digunakan untuk komunikasi sekaligus aktivitas produktivitas yang biasanya membutuhkan PC atau laptop.

Berbeda dari smartphone pada umumnya, NexPhone mengusung konsep penggunaan ganda. Saat digunakan secara mobile, perangkat ini berfungsi layaknya ponsel Android. Namun, ketika dihubungkan ke layar eksternal, NexPhone dapat berubah menjadi sistem komputasi dengan antarmuka yang lebih luas.

Konsep Smartphone yang Bisa Menjadi PC

NexPhone memanfaatkan koneksi USB-C untuk mengaktifkan mode layar eksternal. Dalam mode ini, pengguna dapat menghubungkan monitor, keyboard, dan mouse sehingga pengalaman penggunaan mendekati komputer desktop. Antarmuka akan menyesuaikan dengan tampilan layar besar, sehingga aktivitas seperti mengetik, mengelola file, atau membuka banyak aplikasi terasa lebih efisien.

Pendekatan ini membuat NexPhone relevan bagi pengguna yang ingin membawa satu perangkat saja untuk kebutuhan kerja ringan hingga menengah, terutama saat berpindah tempat.

Sistem Operasi Fleksibel dengan Dukungan Multi-Boot

Salah satu ciri utama NexPhone adalah penggunaan NexOS yang mendukung sistem multi-boot. Pengguna dapat memilih beberapa sistem operasi dalam satu perangkat, mulai dari Android untuk kebutuhan harian, Linux berbasis Debian untuk penggunaan teknis, hingga opsi Windows 11 on ARM untuk pengalaman komputasi yang lebih familiar.

Keberadaan beberapa sistem operasi ini memberikan kebebasan bagi pengguna untuk menyesuaikan lingkungan kerja sesuai kebutuhan, tanpa harus berpindah perangkat.

Performa dan Spesifikasi Layar

Untuk mendukung konsep tersebut, NexPhone dibekali chipset Qualcomm QCM6490. Prosesor ini dirancang untuk penggunaan jangka panjang dan mendukung pembaruan sistem dalam periode yang relatif lama. Dari sisi tampilan, NexPhone menggunakan layar berukuran 6,58 inci dengan refresh rate 120 Hz yang memberikan pengalaman visual lebih halus saat digunakan sebagai smartphone.

Layar ini juga berfungsi sebagai layar utama ketika perangkat belum terhubung ke monitor eksternal.

Kamera dan Kapasitas Baterai

NexPhone membawa kamera utama 64 MP dengan sensor Sony IMX787, didampingi kamera ultra-wide 13 MP serta kamera depan 10 MP. Konfigurasi ini cukup untuk kebutuhan dokumentasi, komunikasi visual, hingga penggunaan konten digital sehari-hari.

Sementara itu, kapasitas baterai 5000 mAh dirancang untuk mendukung penggunaan seharian. Daya tersebut tetap relevan baik saat digunakan sebagai smartphone maupun ketika menjalankan mode produktivitas dengan layar eksternal.

Desain Tangguh dan Konektivitas

Dari sisi fisik, NexPhone dirancang dengan standar MIL-STD-810H serta sertifikasi IP68 dan IP69K. Hal ini menunjukkan bahwa perangkat ditujukan untuk penggunaan di berbagai kondisi, termasuk lingkungan yang menuntut ketahanan terhadap debu dan air.

Untuk konektivitas, NexPhone mendukung jaringan 5G dan dilengkapi USB-C hub bawaan. Aksesori ini memungkinkan pengguna menghubungkan beberapa perangkat tambahan tanpa perlu membeli adaptor terpisah.

Segmentasi Pengguna yang Disasar

NexPhone bukan smartphone untuk penggunaan kasual semata. Perangkat ini lebih cocok bagi pengguna yang membutuhkan sistem kerja fleksibel, seperti pekerja mobile, pengguna teknis, atau mereka yang ingin menyederhanakan perangkat kerja menjadi satu unit saja. Dengan pendekatan ini, NexPhone menempati segmen khusus yang belum banyak diisi oleh smartphone konvensional.

Secara keseluruhan, NexPhone menawarkan pendekatan berbeda dalam penggunaan smartphone dengan menggabungkan fungsi PC dalam satu perangkat. Kombinasi sistem operasi fleksibel, kemampuan desktop mode, serta desain tangguh menjadikannya alternatif menarik bagi pengguna dengan kebutuhan produktivitas mobile yang spesifik.