OAtekno.com – Awal tahun 2024, Nintendo mengumumkan akan menutup semua server Wii U, termasuk layanan multiplayer, co-op, dan lainnya. Kini, perusahaan penyedia konsol game asal Jepang tersebut akan menghentikan layanan perbaikan Wii U, secara efektif memberikan penghormatan terakhir pada konsol yang gamer sukai namun kurang populer.

Pada Mei 2024, Nintendo mulai mengisyaratkan informasi terkait berakhirnya perbaikan Wii U. Apa yang mendasari keputusan perusahaan untuk menghentikan layanan after sales ini?

“Masa penyimpanan suku cadang perbaikan sebagaimana kami atur dalam peraturan layanan perbaikan telah berakhir, sehingga setelah stok suku cadang saat ini habis, layanan perbaikan akan segera kami tutup,” tulis perusahaan dalam pemberitahuan layanan.

Nintendo Wii U sekarang terdaftar sebagai konsol yang tidak lagi memenuhi syarat untuk diperbaiki pada halaman layanan akhir masa pakainya, seperti yang dipratinjau oleh Nintendo.

Baca juga: WhatsApp Uji Coba AI Avatar Digital

Nintendo Wii U meluncur pada akhir 2012 sebagai penerus Wii, namun gagal menarik konsumen dan hanya terjual 13,56 juta unit. Konsol ini akhirnya tergantikan oleh Switch, yang telah mencapai penjualan lebih dari 10 kali lipat yaitu 141,3 juta unit.

Fitur Khas Wii U

Salah satu fitur khas Wii U adalah gamepad-nya yang memiliki layar sentuh 6,2 inci. Fitur ini memungkinkan pengguna bermain sepenuhnya dengan genggaman atau terhubung ke TV, sebuah inovasi pada saat itu. Nilai jual utama lainnya adalah game eksklusif seperti Splatoon, Super Smash Bros for Wii U, Mario Kart 8, dan Super Mario 3D World, yang menawarkan fitur aksi multipemain lokal yang tidak dapat pengguna temukan di konsol game lain.

Di sisi lain, Nintendo akan mengumumkan penggantinya untuk Switch sebelum Maret 2025. Namun, jika kamu masih bermain di Wii U, kamu harus bersiap karena akses layanan perbaikan akan segera tutup.