OAtekno.com – OpenAI secara resmi mengumumkan akuisisi terhadap startup desain bernama io, yang didirikan oleh Jony Ive—nama besar di balik desain produk-produk Apple seperti iPhone. Nilai akuisisi ini disebut mencapai sekitar USD 6,5 miliar (atau sekitar Rp106 triliun),menjadikannya salah satu langkah strategis terbesar OpenAI dalam ekspansi teknologi berbasis kecerdasan buatan.

Meskipun kini berada di bawah naungan OpenAI, studio desain milik Ive yang bernama LoveFrom tetap beroperasi secara independen. Hal ini menunjukkan bahwa kolaborasi mereka lebih bersifat kemitraan strategis dibanding integrasi penuh.

Struktur Tim dan Peran Baru

Berdasarkan informasi yang dikutip dari Engadget pada Jumat (11/7/2025), sebagian besar tim di balik io kini telah menjadi bagian dari OpenAI. Beberapa pendiri utama seperti Scott Cannon, Evans Hankey, dan Tang Tan telah bergabung sebagai karyawan tetap. Selain itu, sekitar 50 orang insinyur, peneliti, dan desainer dari io turut serta dalam proses transisi ini, memperkuat sumber daya manusia OpenAI dalam pengembangan produk berbasis AI.

Proyek Inovatif yang Sedang Dikembangkan

Kolaborasi antara CEO OpenAI Sam Altman dan Jony Ive telah mengarah pada pengembangan produk AI baru yang disebut dirancang untuk “tidak mencolok, portabel, dan mampu memahami lingkungan serta tindakan penggunanya.” Deskripsi ini menandakan pendekatan desain yang minimalis namun cerdas, khas gaya Ive selama di Apple.

Baca juga: Canvas, Interface Terbaru OpenAI

Menariknya, produk ini dikonfirmasi bukan smartphone maupun smart glasses, dua jenis perangkat yang umum diasosiasikan dengan teknologi AI masa depan. Hal ini memicu spekulasi mengenai bentuk dan fungsi produk tersebut, yang hingga kini masih dirahasiakan secara detail.

Siapa Jony Ive?

Bagi sebagian orang yang belum mengenalnya, Jony Ive adalah sosok yang berperan penting dalam menciptakan identitas desain Apple, termasuk iMac, iPod, iPhone, dan iPad. Selama lebih dari dua dekade, ia menjadi salah satu rekan terdekat Steve Jobs, berperan langsung dalam transformasi Apple menjadi pemimpin desain produk teknologi global.

Pada tahun 2019, Ive resmi meninggalkan Apple dan mendirikan studio desain independen bernama LoveFrom. Hubungan profesionalnya dengan Apple berakhir sepenuhnya pada 2022, setelah LoveFrom menyelesaikan kerja sama desain dengan perusahaan tersebut.

OpenAI dan Jony Ive kini berada dalam jalur kolaboratif yang menarik untuk ditunggu, terutama karena keduanya dikenal memiliki pendekatan revolusioner dalam bidang masing-masing. Langkah akuisisi ini tak hanya memperluas kapabilitas teknis OpenAI, tapi juga membuka kemungkinan hadirnya kategori baru perangkat AI yang lebih personal, intuitif, dan menyatu dengan kehidupan sehari-hari.

Via