OAtekno.com – Google baru saja memperkenalkan fitur baru untuk layanan keamanan Play Protect-nya yang akan memindai aplikasi pada code level secara real-time untuk mendeteksi ancaman yang muncul, seperti malware polimorfik.

Sebelumnya, Google Play Protect telah memindai aplikasi untuk malware sebelum dan setelah aplikasi ter-install, tetapi new code-level scanning akan membantu mengidentifikasi ancaman yang lebih canggih. Ini sangat penting karena para penjahat cyber semakin menggunakan kecerdasan buatan (AI) dan metode lain untuk mengembangkan malware yang bisa terhindar dari deteksi tradisional.

Ketika pengguna mencoba menginstal aplikasi yang belum pernah ter-scan sebelumnya, Google Play Protect akan merekomendasikan real-time scan. Scan ini akan mengekstrak informasi penting dari aplikasi dan mengirimkannya ke infrastruktur backend Google untuk mereka evaluasi. Setelah pemindaian selesai, Google akan menginformasikan pengguna apakah aplikasi tersebut aman untuk diinstal atau berpotensi berbahaya.

Baca juga: Google Camera Ganti Nama Jadi Pixel Camera!

Fitur baru ini merupakan tambahan bagus untuk perlindungan yang sudah ada di Google Play Protect. Layanan ini biasanya mengandalkan kecerdasan pemindaian dan data yang ada untuk mengidentifikasi aplikasi yang mencurigakan. Dengan evaluasi tingkat kode yang baru, sekarang Play Protect bisa mendeteksi aplikasi jahat yang lebih canggih, termasuk yang menggunakan kecerdasan buatan atau metode lain untuk menghindari deteksi.

Via