OAtekno.com – Setelah sukses memperkenalkan lini seri Narzo dan GT, kini realme mempersiapkan terobosan baru dengan seri Note 50. Rencananya, Realme memiliki ambisi besar untuk meluncurkan tiga model Note 50 sepanjang tahun ini, dengan target penjualan yang mencengangkan: 10 juta unit!

Francis Wong, CEO Realme Eropa dan Direktur Marketing Global, membeberkan rencana ambisius ini. Peluncuran perdana ponsel Note 50 dijadwalkan akan berlangsung di Filipina pada 23 Januari, diikuti oleh dua model lainnya dalam beberapa bulan ke depan.

Seri Note 50 menjadi senjata utama Realme untuk mengisi kekosongan pasar ponsel di kisaran harga di bawah Rp1 juta. Hal ini mengindikasikan bahwa mereka membidik segmen yang lebih terjangkau dibanding seri “Note” dari merek-merek lain yang umumnya hadir di pasar kelas menengah. Realme Note 50 direncanakan untuk mencakup hampir seluruh pasar tempat mereka beroperasi dalam dua tahun ke depan.

Namun, ada pengecualian untuk India, di mana Realme merasa bahwa portofolio mereka sudah cukup lengkap. Di Cina, Realme yang mengandalkan penjualan online pun tidak menyasar segmen ini. Alasannya cukup jelas, yaitu karena seri Note 50 ditujukan untuk konsumen yang lebih menginginkan pengalaman langsung sebelum melakukan pembelian.

Target penjualan sebanyak 10 juta unit pada tahun 2024 bukanlah sekadar angka semaunya. Realme meyakini diri dengan mengandalkan kualitas superior dari seri Note 50. Mereka menjanjikan desain yang lebih baik dan material yang lebih premium dibandingkan dengan pesaing-pesaingnya.

Realme juga memastikan bahwa mereka akan membawa kontrol kualitas terbaik, sebuah aspek yang sering menjadi titik lemah pada ponsel entry-level. Mereka juga menjanjikan layanan purna jual yang lebih komprehensif. Meskipun tidak diuraikan secara rinci mengenai dukungan perangkat lunak, Realme berkomitmen untuk memberikan garansi yang lebih panjang dan lebih banyak pembaruan dibandingkan dengan pesaing terdekatnya.

Dengan terobosan dari seri Note 50, Realme siap untuk menghangatkan persaingan di segmen ponsel terjangkau. Pertanyaannya, apakah seri ini akan dibawa masuk ke Indonesia dan mampukah mereka mencapai target ambisius 10 juta unit? Tunggu info selanjutnya di OAtekno.