OAtekno.com – Samsung Galaxy Watch 8 resmi diperkenalkan dalam ajang Galaxy Unpacked terbaru. Generasi terbaru dari lini jam tangan pintar Samsung ini menghadirkan berbagai pembaruan, baik dari sisi desain maupun fungsionalitas, termasuk peningkatan fitur kesehatan, dukungan Google Gemini, serta desain squircle yang lebih modern.

Desain Baru dengan Bentuk Squircle

Perubahan paling mencolok pada Galaxy Watch 8 dan Watch 8 Classic adalah bentuk bodi jam yang kini mengusung desain squircle, yakni perpaduan antara bentuk kotak dan lingkaran. Ini menjadi perbedaan signifikan dari desain bulat penuh yang digunakan pada generasi sebelumnya.

Desain ini menjadikan Galaxy Watch 8 lebih mirip dengan Watch Ultra, serta memberikan tampilan modern dan presisi lebih baik saat dipakai di pergelangan tangan. Ketebalan jam juga berkurang menjadi 8,6mm, membuatnya lebih ramping dan nyaman digunakan.

Samsung juga memperbarui mekanisme pengait tali jam dengan sistem quick-release, yang memudahkan pengguna mengganti tali. Namun, tali dari model Galaxy Watch sebelumnya tidak kompatibel dengan versi terbaru ini.

Layar OLED Lebih Terang

Meskipun ukuran dan resolusi layar tidak berubah secara signifikan, Galaxy Watch 8 kini mampu menghasilkan kecerahan hingga 3.000 nits. Angka ini setara dengan yang ditawarkan oleh Apple Watch Ultra 2, dan sangat membantu visibilitas layar di bawah sinar matahari langsung.

Peningkatan ini akan dirasakan terutama oleh pengguna yang sering beraktivitas di luar ruangan, walaupun dalam kondisi normal mungkin perbedaan kecerahannya tidak terlalu terlihat.

Peningkatan Fitur Kesehatan dan Pemantauan Tidur

Samsung terus menekankan aspek kesehatan pada lini wearables-nya. Galaxy Watch 8 menghadirkan sejumlah fitur baru berbasis One UI 8 Watch, seperti Bedtime Guidance yang merekomendasikan waktu tidur berdasarkan kebiasaan pengguna. Fitur ini membutuhkan setidaknya tiga malam data tidur untuk mulai memberikan saran.

Pemantauan sleep apnea kini telah mendapatkan sertifikasi medis dari Uni Eropa. Selain itu, ada fitur baru bernama vascular strain monitoring untuk memantau kondisi pembuluh darah saat tidur, meski belum memiliki sertifikasi medis.

Baca juga: Samsung Galaxy G Fold Siap Produksi, Tapi Masih Menunggu Minat Pasar

Galaxy Watch 8 juga memperkenalkan Antioxidant Index yang mengestimasi kadar radikal bebas dalam tubuh. Untuk menggunakannya, pengguna perlu melepas jam dan menempelkan ibu jari ke sensor.

Fitur kesehatan lainnya seperti pemantauan detak jantung, komposisi tubuh, tekanan darah, dan ECG tetap tersedia, khususnya saat terhubung dengan ponsel Samsung melalui aplikasi Health Monitor.

Integrasi Google Gemini Gantikan Sebagian Fungsi Bixby

Salah satu perubahan menarik lainnya adalah kehadiran Google Gemini sebagai asisten suara alternatif. Kini pengguna bisa memilih antara menggunakan Gemini atau tetap memakai Bixby.

Gemini mendukung berbagai perintah suara seperti mengirim pesan, membuat pengingat, hingga menyusun rute dasar. Namun, fungsinya belum mencakup percakapan penuh berbasis AI atau integrasi mendalam dengan semua aplikasi.

Bixby masih digunakan untuk tugas-tugas offline dan bisa diatur sebagai asisten utama. Tombol atas jam kini dinamai AI Button dan dapat dikonfigurasi untuk memilih asisten suara default.

Fitur Olahraga Lebih Canggih

Galaxy Watch 8 juga memperkenalkan fitur pelatih lari (running coach) baru. Sistem ini memanfaatkan Cooper Test selama 12 menit untuk menilai kebugaran pengguna dan menyusun rencana latihan yang dipersonalisasi.

Selama aktivitas olahraga, jam akan memberikan umpan balik waktu nyata seperti kecepatan ideal atau intensitas yang perlu disesuaikan. Selain itu, fitur GPS dual-frequency juga hadir untuk meningkatkan akurasi lokasi saat berolahraga di luar ruangan.

Peningkatan ini ditujukan bukan hanya untuk atlet, tetapi juga untuk pengguna umum yang ingin menjaga kebugaran tanpa perlu memahami metrik yang kompleks.

Galaxy Watch 8 membawa penyegaran yang cukup signifikan dari generasi sebelumnya, baik dari sisi desain maupun fungsi. Dengan desain squircle, fitur kesehatan lanjutan, serta kehadiran Google Gemini, jam tangan pintar ini menjadi salah satu wearable Android yang patut diperhitungkan di tahun 2025.

Via