OAtekno.com – Samsung Electronics telah mengumumkan penundaan sementara dalam pengembangan proyek headset Extended Reality (XR)-nya, menandakan adanya evaluasi menyeluruh terhadap rencananya. Samsung baru-baru ini memberitahu pemasok panelnya tentang penundaan ini, dengan jangka sekitar 3 hingga 6 bulan.
Dampak Vision Pro Apple pada Proyek Samsung XR
Keputusan untuk mengevaluasi ulang proyek XR ini karena pengungkapan mixed-reality (MR) Apple, yang memiliki nama ‘Vision Pro‘. Samsung mempertimbangkan spesifikasi dan fitur produk pesaing Apple, yang mengakibatkan peninjauan ulang terhadap desain, spesifikasi internal, dan performa keseluruhan perangkat.
Baca juga: Dua Smartphone Lipat Terbaru Samsung Bakal Meluncur Akhir Juli!
Sebelumnya, Samsung bekerja sama dengan Oculus pada tahun 2014 untuk merilis headset ‘Gear VR,’ yang kemudian meluncurkan Odyssey Plus pada tahun 2018. Namun, produk-produk ini gagal mendapatkan daya tarik yang signifikan karena keterbatasan performa dan kurangnya pasar XR yang mapan. Umpan balik pengguna juga menyoroti ketidaknyamanan yang terkait dengan menyambungkan perangkat dengan smartphone.
Untuk meningkatkan kemampuan XR-nya, Samsung Electronics mendirikan ImmersiveDisplayLab di dalam Unit Bisnis Mobile Experience (MX)-nya, yang mereka dedikasikan untuk penelitian dan pengembangan XR. Meskipun detail spesifik tentang perangkat XR Samsung masih dirahasiakan, para ahli industri memperkirakan integrasi chipset Qualcomm dan sistem operasi (OS) Google untuk menyajikan fitur inovatif. Produk-produk yang akan datang diharapkan berbentuk kacamata atau headset dan kemungkinan kompatibel dengan smartphone dan jam tangan Galaxy.




