OAtekno.com – Snapdragon 8 Plus dikabarkan tengah disiapkan oleh Qualcomm sebagai chip baru yang mengisi celah antara kelas flagship dan menengah atas. Informasi ini berasal dari bocoran terpercaya yang menunjukkan kehadiran SoC (System on Chip) terbaru dengan kode SM8845, yang diposisikan sebagai alternatif lebih terjangkau dari Snapdragon 8 Elite 2.

Bocoran ini menandai kemungkinan besar lahirnya lini baru dalam portofolio chipset Qualcomm—dengan performa nyaris sekelas flagship, tapi dengan banderol yang lebih masuk akal bagi pengguna umum.

Chip Baru dengan Core Kustom Oryon

Menurut informasi dari Digital Chat Station, Snapdragon 8 Plus akan menggunakan custom core milik Qualcomm bernama Oryon, yang sebelumnya diperkenalkan di Snapdragon 8 Elite generasi pertama. Menariknya, seluruh core di chip ini disebut berbasis large core, bukan kombinasi large-small core seperti desain tradisional ARM.

Dengan kecepatan yang diklaim bisa mencapai 3GHz atau lebih, Snapdragon 8 Plus diprediksi akan memberikan performa tinggi terutama untuk aplikasi berat seperti gaming dan produktivitas visual.

Diproduksi dengan Proses N3P dari TSMC

Masih dari bocoran yang sama, Snapdragon 8 Plus kemungkinan akan diproduksi menggunakan proses fabrikasi N3P dari TSMC. Ini merupakan teknologi manufaktur yang juga digunakan oleh Snapdragon 8 Elite 2. Artinya, efisiensi daya dan performa dari Snapdragon 8 Plus bisa bersaing dengan chip kelas atas lainnya.

Baca juga: iPhone 17 Pro Siap Usung Kamera Telefoto 8x, Saingi Galaxy S Ultra?

Selain itu, kabarnya Qualcomm akan meminjam beberapa elemen penting dari chip flagship mereka, termasuk arsitektur GPU yang sama dengan Elite 2. Pendekatan ini bisa menghasilkan performa grafis mumpuni tanpa membuat harga perangkat melonjak tinggi.

Oppo, Vivo, dan OnePlus Siapkan Perangkat Bertenaga SM8845

Beberapa merek besar asal Tiongkok seperti Oppo, Vivo, dan OnePlus dikabarkan telah menguji coba perangkat dengan chipset Snapdragon 8 Plus ini. Yang menarik, beberapa model dilaporkan akan hadir dengan baterai jumbo hingga 8.000 mAh. Jika benar, ini bisa menjadi daya tarik tersendiri untuk pasar yang mengutamakan daya tahan baterai ekstra panjang.

Belum diketahui secara pasti perangkat mana saja yang akan diluncurkan lebih dulu dengan chip ini. Namun jika tren masa lalu jadi acuan, maka flagship value-for-money dari merek-merek tersebut kemungkinan akan menjadi yang pertama mengadopsi Snapdragon 8 Plus.

Perkiraan Rilis Akhir 2025

Snapdragon 8 Plus diperkirakan akan dirilis secara resmi pada kuartal keempat tahun 2025. Hingga saat ini, Qualcomm belum memberikan konfirmasi atau pernyataan resmi, namun mengingat tren peluncuran chipset mereka di tahun-tahun sebelumnya, jadwal tersebut cukup masuk akal.

Dengan kombinasi antara performa tinggi, efisiensi daya, dan harga yang kemungkinan lebih rendah dibanding flagship kelas atas, Snapdragon 8 Plus berpotensi besar menjadi pilihan menarik untuk pasar ponsel pintar Indonesia di akhir tahun ini.