OAtekno.com – Perusahaan streaming musik Spotify mengumumkan bahwa mereka sedang menguji coba dukungan video musik untuk pengguna premium di 85 pasar tambahan. Sebelumnya, pada bulan Maret, perusahaan ini telah menjalankan eksperimen video di beberapa pasar terbatas.

Spotify pertama kali meluncurkan video musik dalam versi beta di 11 negara, termasuk Inggris, Jerman, Italia, Belanda, Polandia, Swedia, Brasil, Kolombia, Filipina, Indonesia, dan Kenya. Awal tahun ini, Mesir juga ditambahkan ke dalam daftar tersebut.

Meski demikian, perusahaan tidak menyebutkan secara spesifik apakah 85 pasar baru ini termasuk Amerika Serikat, salah satu pasar terbesar untuk Spotify namun sebelumnya tidak dimasukkan dalam peluncuran awal fitur video musik. Meskipun mengalami ekspansi besar, fitur video musik ini masih terbatas hanya bagi pengguna berbayar.

Baca juga: Fitur Terbaru Instagram: Kartu Bisnis Digital untuk Profil Anda

Video musik pada layanan ini dapat diakses melalui perangkat mobile dan desktop. Pengguna bisa dengan mudah beralih antara mode audio dan video melalui tombol pengalih. Pada awalnya, saat pengguna beralih dari audio ke video, video akan dimulai dari awal. Namun kini, Spotify telah membuat proses transisi ini menjadi lebih mulus.

Spotify juga menambahkan indikator video di samping judul lagu sehingga pengguna dapat dengan mudah menemukan video musik dalam hasil pencarian. Pengguna yang ingin menonton video dalam layar penuh cukup memutar ponsel ke mode landscape.

Menurut Spotify, pendengar yang menemukan sebuah lagu dan menonton video musiknya di aplikasi memiliki kemungkinan 34% lebih tinggi untuk memutar lagu tersebut lagi pada minggu berikutnya.

Salah satu daya tarik YouTube sebagai layanan streaming musik adalah dukungannya terhadap video musik secara native. Kini, Spotify mencoba menarik perhatian para penggemar video musik agar beralih menggunakan platform mereka.