OAtekno.com – Platform media sosial populer, TikTok kembali menjadi sorotan, kali ini karena dugaan yang telah menyesatkan Kongres mengenai praktik pengumpulan data mereka. Dalam surat per tanggal 6 Juni, Senator Richard Blumenthal (D-CT) dan Marsha Blackburn (R-TN) menuntut jawaban atas serangkaian pertanyaan mengenai praktik pengumpulan dan penyimpanan data TikTok.
Dua Senator AS Ragu Akan Privasi Data pada TikTok

Para senator mengungkapkan keprihatinan bahwa TikTok mungkin menyimpan data sensitif pengguna. Contohnya, seperti informasi lokasi dan data keuangan, pada server-server di Tiongkok. Mereka juga mempertanyakan apakah karyawan TikTok di Tiongkok memiliki akses ke data ini.
Baca juga: TaKo, Chatbot AI Milik TikTok
Tuduhan terhadap TikTok menimbulkan sorotan serta pertanyaan serius tentang privasi pengguna, keamanan nasional, dan transparansi perusahaan. TikTok telah membantah tuduhan tersebut, tetapi surat dari para senator ini telah memperbarui desakan bagi pemerintah untuk mengambil tindakan terhadap perusahaan tersebut.
Masih harus dilihat bagaimana pemerintah akan menanggapi tuduhan terhadap TikTok. Namun, kontroversi terbaru TikTok ini mengingatkan akan kekhawatiran yang semakin meningkat. Ini muncul karena privasi data dan keamanan nasional di era media sosial.




