OAtekno.com – Valve baru saja mengumumkan langkah besar dalam inovasi hardware gaming mereka melalui video terbaru. Setelah sukses dengan Steam Deck, Valve menambah tiga “anggota baru” dalam jajaran Steam Hardware: Steam Controller, Steam Machine, dan Steam Frame. Ketiganya siap mengubah cara bermain game PC dan VR secara lebih fleksibel dan terintegrasi, serta akan tersedia mulai awal tahun 2026.
Steam Controller: Banyak Fitur, Baterai Tahan Lama
Steam Controller generasi terbaru ini mengadopsi beberapa fitur unggulan dari Steam Deck, seperti trackpads, gyro, dan back buttons, dengan bentuk ergonomis. Ada thumbstick magnetik generasi baru yang menawarkan responsivitas dan ketahanan lebih baik. Valve juga menghadirkan kapasitif touch sensor di thumbstick dan bagian belakang controller, memungkinkan precision gyro aiming hanya dengan sentuhan jari.
Baterai lithium ion rechargeable mendukung hingga 35 jam pemakaian. Inovasi baru lainnya adalah The Puck, sebuah adaptor wireless sekaligus charger magnetik—memudahkan charging dan pairing tanpa ribet. Controller ini kompatibel dengan berbagai perangkat: PC, Mac, smartphone, Steam Deck, hingga Steam Machine, baik lewat Bluetooth maupun kabel.
Steam Machine: Gaming PC Kencang, Desain Ringkas
Steam Machine adalah gaming PC penuh yang dirancang mungil namun bertenaga, dengan GPU AMD semi-custom dan kemampuan hingga 4K 60FPS. Perangkat ini menjalankan SteamOS versi layar besar, cocok untuk ruang keluarga maupun desktop. Fitur-fitur warisan Steam Deck seperti sleep/wake super cepat dan slot SD card untuk ekspansi storage tetap hadir, plus fitur baru seperti customizable LED strip sebagai indikator dan ornamen.
Steam Machine sangat senyap tapi memiliki performa 6x Steam Deck, dan desain hardware-nya juga mendukung streaming game ke berbagai device, termasuk Steam Frame VR. Wireless-nya mengadopsi teknologi low-latency dan mendukung pairing seamless via Steam Controller Puck.
Steam Frame: Headset VR Open-Ecosystem Terbaru
Valve juga memperkenalkan Steam Frame, headset VR wireless generasi mutakhir yang ringan, nyaman, dan memakai camera-based tracking untuk setup instan. Controller Steam Frame didesain lengkap dengan motion control, kapasitif tracking untuk semua jari, dan gamepad split layout demi kompatibilitas maksimal dengan Steam library—baik game VR maupun non-VR.
Steam Frame mengusung streaming resolusi tinggi yang dioptimalkan berdasarkan arah pandangan mata, memanfaatkan koneksi Wi-Fi 6 dedicated. Headset ini juga PC mini bersistem SteamOS, sehingga instalasi dan main game VR/non-VR bisa langsung di headset tanpa host PC. Ekspansi storage tersedia lewat microSD.
Satu Ekosistem Terbuka, Lebih Fleksibel
Ketiga hardware baru—Steam Controller, Steam Machine, dan Steam Frame—dirancang dari DNA Steam Deck, saling terintegrasi, serta mendukung berbagai perangkat dan aksesoris eksternal. Valve menegaskan misi mereka untuk memberikan pengalaman PC gaming terbuka dengan lebih banyak cara menikmati dan menemukan game favorit.
Valve sekali lagi coba mengukuhkan posisinya sebagai inovator di dunia hardware dan ekosistem gaming global dengan trio produk ini: lebih terbuka, efisien, dan siap untuk masa depan gaming PC dan VR. Semua perangkat akan mulai dikapalkan awal 2026, harga dan ketersediaan di Indonesia akan diumumkan segera di OAtekno.


