OAtekno.com – Xiaomi AI Glasses resmi diperkenalkan sebagai perangkat wearable terbaru yang menggabungkan teknologi kamera, asisten AI, dan konektivitas perangkat pintar dalam format kacamata ringan seberat 40 gram. Inovasi ini menandai langkah baru Xiaomi dalam menghadirkan interaksi cerdas yang lebih intuitif melalui bentuk aksesori yang menyerupai kacamata biasa.

Kacamata ini dilengkapi kamera 12MP dengan kemampuan merekam video 2K pada 30fps. Untuk mendukung pengalaman penggunaan yang optimal, perangkat ini juga memiliki lima mikrofon untuk kontrol suara, panggilan video, serta perekaman audio.

Desain Ringan dan Tampilan Mirip Kacamata Umum

Dari sisi tampilan, Xiaomi AI Glasses dirancang menyerupai kacamata konvensional dan tersedia dalam tiga pilihan bingkai. Terdapat opsi lensa electrochromic yang dapat mengubah tingkat kegelapan secara instan melalui gerakan dua jari, serta pilihan lensa berwarna.

Perangkat ini memiliki empat tingkat penyesuaian kecerahan dan dikembangkan dengan mempertimbangkan bentuk wajah Asia, berdasarkan hasil pemindaian kepala lebih dari 70.000 pengguna. Rangka kacamata menggunakan material nylon ringan serta engsel berbahan titanium alloy standar aviasi.

Baca juga: Daftar HP Xiaomi yang Dapat Update Android 16

Kamera dan Fungsi Interaktif AI

Kamera kacamata ini mendukung electronic image stabilization untuk mengurangi guncangan saat merekam. Pengguna dapat mengaktifkan kamera melalui perintah suara menggunakan Super Xiao Ai—asisten digital milik Xiaomi—atau tombol fisik yang terletak di sisi bingkai.

Kamera bisa digunakan untuk berbagai fungsi seperti livestreaming, panggilan video, dan pengambilan gambar tanpa menggunakan tangan. Sebagai catatan, saat perekaman aktif, lampu indikator oranye akan berkedip untuk menjaga transparansi privasi.

Terintegrasi dengan Ekosistem Xiaomi

Xiaomi AI Glasses mendukung perintah suara untuk mengontrol perangkat pintar lain di ekosistem Xiaomi. Pengguna dapat menjalankan perintah seperti mengatur suhu ruangan, memindai kode QR untuk pembayaran, hingga pengenalan objek dan teks secara real-time.

Selain itu, kacamata ini mendukung 14 aplikasi pihak ketiga yang mencakup fitur seperti terjemahan langsung dalam 10 bahasa dan livestreaming ke berbagai platform.

Kapasitas baterainya mampu merekam video secara terus-menerus selama sekitar 45 menit atau memutar musik hingga 7 jam. Pengisian daya dilakukan melalui port USB-C, dan perangkat tetap dapat digunakan saat sedang diisi daya.

Harga dan Ketersediaan

Xiaomi AI Glasses dijual dengan harga mulai dari 1.999 yuan atau sekitar Rp8,6 juta. Versi dengan lensa electrochromic dijual seharga 2.699 yuan (sekitar Rp11,6 juta), sementara varian color electrochromic dibanderol 2.999 yuan (sekitar Rp12,9 juta).

Dukungan pengukuran ukuran tersedia secara daring maupun melalui mitra optik resmi Xiaomi. Beberapa fitur, seperti pembayaran QR yang aman, belum tersedia sepenuhnya dan dijadwalkan hadir melalui pembaruan perangkat lunak pada akhir September 2025.

Dengan desain yang menyerupai kacamata biasa namun kaya fungsi dan cerdas, Xiaomi AI Glasses menjadi bagian dari tren wearable berbasis AI yang semakin berkembang di pasar global.

Src