OAtekno.com – Google kembali memperkenalkan fitur revolusioner untuk layanan mereka. Kali ini, YouTube Music hadir dengan fitur baru yang mempermudah pengguna dalam mencari lagu.

Fitur inovatif yang dinamakan hum-to-search ini memungkinkan pengguna YouTube Music menemukan lagu berdasarkan melodi, bukan hanya lirik atau judul. Pengguna dapat menemukan lagu hanya dengan bersenandung, bernyanyi, atau memainkan melodi.

Sebagai tambahan informasi, fitur hum-to-search ini pertama kali diluncurkan di Google Search pada tahun 2020, dan kini tersedia di YouTube Music.

Baca juga: Gemini AI Bakal Hadir di iOS 18?

Fitur ini awalnya diuji coba sebagai bagian dari eksperimen di YouTube, sebelum akhirnya dirilis untuk pengguna YouTube Music di Android.

youtube music fitur hum-to-search

Untuk menggunakan fitur hum-to-search, pengguna dapat mengetuk ikon pencarian berbentuk kaca pembesar di sudut kanan atas aplikasi YouTube Music. Setelah mengetuk ikon pencarian, akan muncul ikon baru berbentuk gelombang di samping ikon mikrofon.

Dengan mengetuk ikon tersebut, akan terbuka halaman pencarian berwarna yang meminta pengguna untuk memutar, menyanyikan, atau menyenandungkan lagu. AI Google kemudian akan melakukan pencarian lagu yang sesuai dengan senandung pengguna.

Fitur ini disebut-sebut mampu mencari lagu dalam berbagai bahasa, termasuk Bahasa Inggris dan Bahasa India. Oleh karena itu, besar kemungkinan fitur ini akan dapat mendeteksi lebih banyak lagu dari berbagai bahasa.

Saat ini, fitur hum-to-search hanya dapat diakses oleh pengguna Android dengan aplikasi YouTube Music versi 7.02. Namun, tidak menutup kemungkinan fitur ini juga akan tersedia bagi pengguna iPhone dalam waktu dekat.

Kehadiran fitur hum-to-search di YouTube Music ini bisa menjadi keunggulan tersendiri dari layanan streaming musik lainnya. Sebab, fitur ini memudahkan pengguna melakukan pencarian lagu berdasarkan melodi saja.