OAtekno.com – Berbicara soal belanja online, ulasan pembeli menjadi penentu bagi calon pembeli untuk meneruskan ke langkah selanjutnya. Tak hanya ulasan untuk belanja online, ulasan untuk suatu aplikasi di App Store maupun Google Play Store juga sama pentingnya. Rating dan ulasan pada aplikasinya sejatinya dapat menggambarkan bahwa aplikasi itu dapat dipercaya keasliannya.
Namun laporan baru-baru ini dari organisasi asal Inggris, Which, mungkin mematahkan pernyataan di atas. Dalam situs resminya, mereka mengungkapkan bahwa 25% dari 100 aplikasi teratas pada Google Play dan 25% ulasan pada App Store dibanjiri ulasan yang mencurigakan.
Which Analisa 900 ribu Ulasan Mencurigakan
Which menganalisis total 900 ribu ulasan dengan membagi aplikasi ke dalam dua kategori, yaitu kesehatan dan kebugaran serta game pada App Store dan Google Play. Hasilnya, 22% aplikasi game pada Google Play dan 15% game pada App Store memiliki ulasan mencurigakan, sedangkan untuk aplikasi kesehatan dan kebugaran di Google Play dan App Store masing-masing memiliki persentase 25% dan 17%.
Ulasan palsu datangnya dari mana sih? Investigasi Which mengungkapkan sejumlah pihak ketiga yang menjual atau mempromosikan layanan ulasan palsu. Biasanya pengembang merekrut orang-orang untuk membuat aplikasinya terlihat lebih memiliki reputasi.
Salah satu broker ulasan yang teridentifikasi adalah AppSally yang menawarkan manipulasi ulasan untuk banyak platform. Situs lain, reviewlancer, mengklaim telah menjual hampir 53.000 ulasan dan bertukar lebih dari 130.000 ulasan antar aplikasi.
Baca juga: Smartphone Android Bisa Jadi Webcam Tanpa Aplikasi Pihak Ketiga?
Selain itu ada juga grup ulasan Meta yang memperdagangkan ulasan bintang lima secara terbuka. Which menyamar sebagai pengembang yang mencari ulasan palsu untuk suatu aplikasi dan dengan cepat didekati oleh beberapa pengguna. Mereka mengenakan biaya $2 USD (Rp30 ribu) untuk setiap ulasannya.
Menanggapi masalah ini, Apple telah memblokir lebih dari 94 juta ulasan dan lebih dari 170 juta peringkat karena gagal memenuhi standar moderasi pada tahun 2021. Ditambah, 610 ribu ulasan dihapus berdasarkan laporan dari pelanggan dan evaluasi manusia.
Meta, sebagai tempat berkumpulnya para broker menegaskan bahwa “Aktivitas penipuan tak diperbolehkan di platform kami, termasuk menawarkan atau memperdagangkan ulasan palsu. Kami menghapus sejumlah grup karena telah melanggar kebijakan kami. Meskipun tak ada penerapan yang sempurna, kami terus berinvestasi dalam teknologi dan metode baru untuk melindungi pengguna kami dari konten semacam ini.”




