Menu

Mode Gelap

Koran · 3 Mei 2023 WIB

Data Samsung Bocor Karena Gunakan Chatbot!


Data Samsung Bocor Karena Gunakan Chatbot! Perbesar

OAtekno.com – Teknologi kecerdasan buatan terus menjadi tren di internet. Berbagai kalangan, dari siswa sekolah menengah dan perguruan tinggi hingga insinyur di perusahaan teknologi, menggunakan alat ini untuk melakukan kecurangan atau meningkatkan produktivitas. Namun, penggunaan AI yang luas juga menimbulkan kekhawatiran keamanan.

Chatbot dapat berpotensi membocorkan informasi pengguna, yang telah menyebabkan beberapa negara melarang penggunaannya. Misalnya, Italia melarang ChatGPT beberapa waktu lalu, dan layanan tersebut tidak tersedia di negara itu selama beberapa hari. Saat ini, Samsung telah menerapkan larangan serupa, melarang karyawannya menggunakan alat AI generatif seperti ChatGPT, Google Bard, dan Bing karena kekhawatiran keamanan.

Samsung Berikan Teguran Keras Untuk Tak Gunakan Chatbot ke Semua Karyawannya!

Ketegangan antara perusahaan teknologi dan teknologi kecerdasan buatan terus berlanjut. Beberapa waktu lalu, Samsung mengalami kebocoran data karena beberapa pekerjanya memberikan informasi rahasia kepada ChatGPT. Samsung menemukan solusinya dengan memberlakukan larangan yang komprehensif.

Pihak perusahaan mengeluarkan pernyataan kepada semua karyawan, mengumumkan larangan pada alat AI generatif populer, termasuk ChatGPT, Google Bard, dan Bing. Larangan tersebut akan efektif mulai hari Senin, dan alat AI tidak dapat diakses menggunakan perangkat yang dimiliki perusahaan seperti komputer, tablet, dan telepon.

Baca juga: NetGPT, Chatbot Buatan Huawei Siap Bersaing Dengan ChatGPT

Namun, tidak sepenuhnya benar untuk mengatakan bahwa Samsung menentang teknologi AI. Perusahaan menyadari bahwa produk seperti ChatGPT juga dapat digunakan untuk menghindari tugas-tugas sepele dan meningkatkan produktivitas.

Dalam pernyataannya mengenai masalah ini, perusahaan mengatakan, “HQ sedang meninjau langkah-langkah keamanan untuk menciptakan lingkungan yang aman untuk menggunakan AI generatif dengan aman guna meningkatkan produktivitas dan efisiensi karyawan. Namun, sampai tindakan tersebut dipersiapkan, kami sementara membatasi penggunaan AI generatif.”

Sayangnya, ChatGPT dan chatbot AI lainnya merupakan kekhawatiran keamanan yang nyata. Dengan begitu banyak orang yang menggunakannya, membuat beberapa produk lebih menarik bagi peretas. Itulah mengapa baik OpenAI maupun pengembang lain terus melakukan pekerjaan mereka untuk mengatasi masalah keamanan.

Src

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Tim

Baca Lainnya

HoYo Fest Hadir lagi di Indonesia!

19 Juli 2024 - 13:49 WIB

Kerja Sama dengan Liquid Aura, Poco Indonesia Adakan Kompetisi Esports Poco Extreme League

19 Juli 2024 - 13:36 WIB

Kerja Sama dengan Liquid Aura, Poco Indonesia Adakan Kompetisi Esports Poco Extreme League

Xiaomi Bersiap untuk Luncurkan Redmi Pad Pro

19 Juli 2024 - 13:13 WIB

redmi pad pro

Kini Telkomsel Terapkan AI di MyTelkomsel Super App

18 Juli 2024 - 15:12 WIB

Kini Telkomsel Terapkan AI di MyTelkomsel Super App

Apple Akan Hadirkan Fitur Pemulihan Foto dan Video yang Hilang di iOS 18

18 Juli 2024 - 15:01 WIB

Apple Akan Hadirkan Fitur Pemulihan Foto dan Video yang Hilang di iOS 18

Samsung Galaxy Tab S10 Ultra dan Tab S10+ Bakal Meluncur Tahun Ini!

18 Juli 2024 - 14:52 WIB

Samsung Galaxy Tab S10 Series Bakal Meluncur Tahun Ini! 1
Trending di Koran