OAtekno.com – Akhir-akhir ini, telepon spam yang berujung pada penipuan online semakin marak mengincar pengguna smartphone. Tak hanya lewat panggilan telepon, pesan spam dan berbagai penawaran hadiah juga memanfaatkan aplikasi pesan seperti WhatsApp untuk menipu korban.
Para penipu ini menggunakan berbagai modus operandi, termasuk berpura-pura menjadi orang yang kenal baik dengan korban. Mereka mengirimkan aplikasi dengan harapan korban mau mengunduhnya.
Menyadari banyaknya penipuan yang memanfaatkan telepon atau pesan di aplikasi populer, banyak pihak telah mengimbau dan mengedukasi masyarakat untuk tidak sembarangan mengunduh aplikasi. Sayangnya, tidak semua orang memahami dan menyadari pentingnya perlindungan data pribadi.
Para penjahat siber biasanya mengincar orang-orang yang tidak begitu paham tentang keamanan siber. Hal ini sangat berbahaya, karena ketika seorang pengguna smartphone mengunduh aplikasi sembarangan, aplikasi tersebut bisa mengakses semua data, termasuk data penting.
Yang lebih parah, ketika data yang korban akses terkait dengan finansial, hal ini bisa menimbulkan kerugian materi. Sudah ada kasus di mana saldo m-banking dan e-wallet terkuras habis dan pemiliknya tidak bisa berbuat apa-apa.
Baca juga: Samsung Galaxy A25 Bakal Mendapat Pembaruan One UI 6.1
Maraknya kejahatan siber ini membuat perusahaan antivirus McAfee meluncurkan fitur baru untuk mengatasi masalah pencurian data ini. Fitur terbaru dari antivirus tersebut bernama McAfee Scam Protection.
Perlindungan Scam dari McAfee
McAfee Scam Protection adalah fitur keamanan yang memliki rancangan khusus untuk membantu pengguna melindungi diri dari berbagai serangan scam alias penipuan yang kerap terjadi di dunia maya.
Melalui fitur ini, data-data pengguna yang ada di perangkat diklaim tidak akan diketahui oleh pihak lain. Dengan demikian, data pengguna tidak akan disalahgunakan.
Selain memberikan peringatan ketika pengguna secara tidak sengaja menginstal aplikasi berbahaya, fitur Scam Protection ini juga bisa menganalisis link yang ada di pesan teks, email, atau media sosial dengan memanfaatkan teknologi AI.
Perlindungan saat Browsing
Pengguna yang mengaktifkan fitur Scam Protection ini juga mendapatkan perlindungan saat berselancar di internet. Fitur Safe Browsing mampu memblokir situs berbahaya secara langsung, sehingga mengurangi kemungkinan kebocoran data ke tangan pelaku kejahatan siber.
CEO PT Kharisma Inside Mandiri Sejahtera, Eddy Cahyono, yang merupakan distributor tunggal McAfee Security, mengungkapkan bahwa saat ini smartphone memang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
“Sayangnya, kesadaran akan pentingnya penggunaan ponsel tidak sebanding dengan kesadaran akan pentingnya keamanan ponsel. Untuk itulah, McAfee menghadirkan fitur terbaru untuk melindungi pengguna dari penipuan dan spam yang bisa mengambil alih data pribadi pengguna,” katanya.






