OAtekno.com – OpenAI dan News Corp (pemilik The Wall Street Journal, MarketWatch, The Sun, dan lainnya) telah mencapai kesepakatan multi-tahun untuk menampilkan berita di ChatGPT. OpenAI akan mendapatkan akses ke konten terbaru dan arsip dari publikasi milik News Corp dan menggunakan data tersebut untuk melatih model AI-nya (ChatGPT).
Kesepakatan Senilai Rp 4 Triliun
News Corp akan menerima $250 juta USD atau sekitar Rp 4 triliun selama lima tahun dalam bentuk tunai dan kredit. “Perjanjian ini mengakui adanya penghargaan untuk jurnalisme premium,” kata Kepala Eksekutif News Corp, Robert Thomson, dalam sebuah memo kepada karyawannya. “Era digital ditandai dengan dominasi distributor, sering kali dengan mengorbankan pencipta, dan banyak perusahaan media yang tersapu oleh gelombang teknologi yang tiada henti. Tanggung jawab sekarang ada pada kita untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya,” tambah Robert.
Baca juga: CEO OpenAI: GPT-5 Akan Seperti Otak Virtual yang Mampu Berpikir
Meningkatnya Popularitas AI Generatif
Popularitas AI generatif semakin meningkat sejak OpenAI meluncurkan ChatGPT pada akhir 2022. Namun, kualitas respons yang diberikan chatbot hanya sebaik data yang digunakan untuk melatih model AI tersebut. Sejauh ini, perusahaan AI telah melatih model mereka dengan mengambil data yang tersedia untuk umum dari internet, sering kali tanpa persetujuan pembuatnya. Namun, belakangan ini, mereka telah mencapai kesepakatan finansial dengan industri berita untuk memastikan bahwa model AI dapat dilatih berdasarkan informasi terkini dan kredibel.
Kemitraan Lain yang Diumumkan
Selama beberapa bulan terakhir, OpenAI telah mengumumkan kemitraan dengan Reddit, Financial Times, Dotdash Meredith, Associated Press, penerbit Jerman Axel Springer yang memiliki Politico dan Business Insider di AS, serta Bild dan Die Welt di Jerman, dan Prisa dari Spanyol Media. Bulan lalu, News Corp juga mencapai kesepakatan senilai antara USD 5 juta dan USD 6 juta dengan Google untuk melatih model AI-nya.
OpenAI Hapus Suara AI ChatGPT Mirip Scarlett Johansson
OpenAI sendiri sempat mengejutkan banyak pihak dengan pengumuman GPT-4, disertai dengan demo mode suara ChatGPT. Saat fitur baru ChatGPT tersebut didemokan, banyak pihak merasa suara teknologi buatan OpenAI itu terdengar sangat mirip dengan Scarlett Johansson. Akibatnya, perusahaan yang didirikan oleh Sam Altman tersebut memutuskan untuk menghapus suara bernama “Sky” dari ChatGPT. “Kami percaya suara AI tidak boleh dengan sengaja meniru suara khas seorang selebriti,” tulis OpenAI. Perusahaan kecerdasan buatan ini juga mengklaim, suara “Sky” di fitur baru ChatGPT bukanlah tiruan dari Scarlett Johansson. “Suara ‘Sky’ bukan tiruan dari ScarJo, tetapi milik aktris profesional lain yang menggunakan suara bicara alaminya.”






