OAtekno.com – Twitter didirikan pada tanggal 21 Maret 2006 oleh Jack Dorsey, Biz Stone, Evan Williams, dan Noah Glass. Pada awalnya, Twitter didesain sebagai platform untuk berbagi pesan pendek yang dikenal sebagai “tweet”. Pesan tweet dibatasi hingga 140 karakter, memungkinkan pengguna untuk dengan cepat dan mudah berbagi pemikiran mereka dengan orang lain. Berikut ini pembahasan mengenai sejarah Twitter dari 0 hingga diakuisisi oleh Elon Musk.

Sejarah Twitter, mendapatkan 500 juta pengguna aktif bulanan tahun 2013

Twitter dengan cepat mendapatkan popularitas dan pada tahun 2013, sudah memiliki lebih dari 500 juta pengguna aktif bulanan. Banyak tokoh terkenal yang menggunakan Twitter, dan platform ini juga digunakan oleh berbagai perusahaan ternama seperti Coca-Cola, Nike, dan McDonald’s.

Pada tahun 2017, Elon Musk mengakuisisi Twitter. Musk mengutarakan niatnya untuk mengubah Twitter menjadi platform yang lebih terbuka dan bebas. Dia juga berencana menambahkan fitur-fitur baru seperti kemampuan mengirim pesan audio dan video.

Baca juga: Sejarah Tentang Instagram Hingga Diakuisisi Oleh Meta

Pergantian Nama Platform dari Twitter ke X

x hadirkan fitur verifikasi id hindari penipuan

Kemudian, pada tanggal 23 Juli 2023, Musk mengumumkan bahwa nama Twitter akan diubah menjadi “X“. Alasannya adalah agar nama baru ini lebih mencerminkan visinya terhadap Twitter sebagai platform yang bebas dan terbuka. Reaksi terhadap perubahan nama ini beragam, ada yang menyambut positif sementara yang lain mengkritiknya. Hanya waktu yang akan membuktikan apakah perubahan nama ini akan berhasil atau tidak.

Penambahan-penambahan fitur seperti centang biru berbayar dengan sebutan Twitter Blue serta kebijakan baru platform X (dulunya Twitter) yang Musk buat, membuat pengguna Twitter kabur karena mereka rasa platform tersebut sudah tak se-asyik dulu lagi. Kalo kalian gimana? Masih main X (dulunya Twitter) apa udah ganti platform lain?