Smartphone ber-layar Gorilla Glass, apakah masih butuh screen protector?

Pertanyaan yang sering terlontar sesaat setelah membeli smartphone yang layarnya menggunakan Gorilla Glass, apakah masih butuh ditambahkan screen protector atau tempered glass? Hal ini terus menjadi perdebatan, ada yang bilang tetap butuh, ada yang bilang tidak. Masalah bertambah lagi pada smartphone yang mengadopsi desain layar 2.5D (pinggirnya melengkung), sulit sekali mencari pelindung layar tambahan yang dapat melekat sempurna sampai ke sisi, hingga kebanyakan pasrah smartphone cantiknya ternoda oleh gelembung udara pada sisi layarnya. Karena penasaran dengan ini, kamipun melakukan percobaan dengan membiarkan OnePlus 3T yang layarnya dilapisi Gorilla Glass 4 digunakan sehari-hari tanpa pelindung layar tambahan. Ujicoba ini dipilih karena sudah banyak yang mencoba digores dengan pisau atau bahkan diketuk dengan palu, tapi yang buat penasaran adalah apakah dalam penggunaan normal sehari-hari Gorilla Glass bisa bertahan? 

Setelah beberapa hari ternyata muncul goresan. Entah apa penyebab pastinya, tapi demikianlah hasil percobaan kami; Gorilla Glass tergores. Hasil inipun menjadi kesimpulan bahwa Gorilla Glass memang lebih kuat dari kaca biasa, terutama untuk benturan (lebih tahan pecah), tetapi tidak serta merta berarti dia anti gores. Kalau sudah begini, jelas kami menyarankan untuk menambahkan anti gores baik yang biasa ataupun tempered glass supaya menambah ketenangan hati dalam pemakaiannya. Salut buat beberapa produsen smartphone yang mulai melapisi smartphone baru dengan screen protector bawaan.

Video percobaan ini bisa disimak di Ogadaliv Official Youtube Channel.