OAtekno.com – Smartphone dulunya memiliki baterai removable, tetapi sebagian besar smartphone baru tidak lagi memiliki fitur ini. Uni Eropa mengusulkan legislasi yang akan mewajibkan produsen smartphone membuat baterai removable.
Kelebihan dan Kekurangan Removable Battery dan non-Removable Battery
Ada kelebihan dan kekurangan dari kedua jenis baterai removable dan non-removable. baterai removable menawarkan fleksibilitas dan kenyamanan, karena Anda dapat membawa baterai cadangan dan menggantinya ketika ponsel Anda kehabisan daya. Ini juga memungkinkan Anda untuk memperpanjang masa pakai ponsel Anda dengan mengganti baterai ketika mulai aus. Namun, baterai removable dapat membuat ponsel menjadi lebih besar dan kurang tahan lama. Mereka juga bisa sulit diperbaiki, karena Anda mungkin perlu membawa ponsel Anda ke profesional untuk mengganti baterai.
Baca juga: Volkswagen Akan Gunakan Supercharger Milik Tesla
baterai non-removable menawarkan desain yang lebih ramping dan daya tahan terhadap air yang lebih baik. Selain itu juga lebih mudah diperbaiki, karena biasanya Anda dapat mengganti baterai sendiri. Namun, baterai non-removable bisa lebih mahal untuk diganti, dan Anda mungkin tidak dapat menemukan baterai cadangan jika ponsel Anda sudah tidak diproduksi lagi.
Kesimpulan
Legislasi yang diusulkan oleh Uni Eropa ini didorong oleh kekhawatiran lingkungan. Uni Eropa percaya bahwa baterai non-removable berkontribusi pada limbah elektronik, karena banyak ponsel dibuang hanya karena baterainya aus. Dengan mewajibkan baterai removable, Uni Eropa berharap dapat memperpanjang masa pakai smartphone dan mengurangi limbah elektronik.
Pada akhirnya, keputusan untuk membeli ponsel dengan baterai removable atau tidak tetap merupakan hak pengguna individu. Beberapa orang menghargai fleksibilitas dan kenyamanan baterai removable, sementara yang lain lebih menyukai desain yang lebih ramping dan daya tahan terbaik baterai non-removable.





