OAtekno.com – OpenAI baru saja mengumumkan pembentukan Komite Keamanan dan Keselamatan yang baru setelah membubarkan tim yang sebelumnya bertugas melindungi manusia dari ancaman kecerdasan buatan (AI).

Komite ini akan dipimpin oleh Bret Taylor, Nicole Seligman, Adam D’Angelo, dan Sam Altman yang juga merupakan CEO OpenAI. Meskipun baru dibentuk, komite ini sudah menuai banyak kritik karena tetap diisi oleh eksekutif OpenAI.

Beberapa pihak menganggap pembentukan komite ini sebagai upaya pencitraan di tengah persaingan ketat dalam bidang AI saat ini. Meskipun demikian, Komite Keamanan dan Keselamatan OpenAI telah memiliki rencana kerja. Mereka akan mengevaluasi dan mengembangkan proses serta pengamanan perusahaan selama 90 hari ke depan.

Baca juga: OpenAI Perkenalkan GPT-4o: Lebih Cepat Dari GPT-4 Turbo dan Gratis?

Hasil evaluasi tersebut nantinya akan dibagikan kepada seluruh dewan direksi dan akan dipublikasikan kepada publik. OpenAI juga mengonfirmasi bahwa mereka sedang melatih model baru yang akan menggantikan GPT-4.

Pembentukan komite ini dilakukan setelah pengunduran diri Co-Founder OpenAI Ilya Sutskever dan kepala peneliti keamanan OpenAI Jan Leike, yang sebelumnya memimpin tim Superalignment di OpenAI. Tim khusus untuk mengelola risiko AI yang dibentuk pada Juli tahun lalu kini telah dibubarkan.

Kepergian Leike disebabkan oleh kekhawatirannya bahwa OpenAI tidak lagi berada di jalur yang tepat dalam mengatasi masalah keamanan AI yang semakin kompleks. Perusahaan dianggap lebih memilih untuk fokus pada peluncuran produk yang menarik dibandingkan mengatasi isu keamanan AI.

Src