Menu

Mode Gelap

Koran · 6 Nov 2022 WIB

50% Karyawan Twitter Kena PHK Massal


50% Karyawan Twitter Kena PHK Massal Perbesar

OAtekno.com – Sebelum akuisisi diresmikan, Elon Musk sudah bertekad untuk memangkas 75% tenaga kerja di Twitter. Selang beberapa hari, Musk membatalkan kabar tersebut dan mengatakan pemecatan hanya akan membuat perusahaan kacau.

Namun, pemutusan hubungan kerja (PHK) ribuan karyawan Twitter kini benar terjadi. Perusahaan mulai mengirimkan memo terkait pemecatan sejak Kamis, 3 November 2022.

Meski belum jelas berapa banyak karyawan yang diputus, tetapi cuitan dari Yoel Roth, kepala keamanan dan integritas Twitter, menyatakan sekitar 50% karyawan diberhentikan.

Di samping itu, Roth menambahkan bahwa pemutusan kerja tidak mengurangi komitmen Twitter terhadap moderasi konten, walapun sebanyak 15% dari tim moderasi terdampak PHK.

Sejauh ini, laporan dari BBC mengungkapkan sekitar 983 karyawan Twitter di Amerika Serikat diberhentikan. Ini mencakup 784 karyawan di San Fransisco, 106 di San Jose, dan 93 di Los Angeles. Di samping itu, tidak diketahui apakah pemecatan juga berdampak pada tim Twitter di negara lainnya, termasuk Indonesia. Pihak perusahaan belum dapat menjawab untuk saat ini.

Sementara itu, berita terkait pemecatan massal ini juga menjadi ramai setelah mereka yang terdampak angkat bicara secara publik. James Glynn salah satunya, sebagai “mantan” pemimpin kurasi senior Twitter.

11.535 akun Twitter dinonaktifkan karena kecewa dengan Elon Musk

“Saya merasa kasihan kepada siapapun yang tidak dipecat [jujur],” tulis Glynn di Twitter. “Elon akan menghancurkan orang-orang yang tertinggal dengan ide-ide cerdasnya. Semua jenis Twitter yang kita kenal sebelumnya sudah mati.”

Karyawan lain, Emmanuel Cornet, seorang insinyur perangkat lunak yang membuat kartun ‘tongue-in-cheek‘ tentang perusahaan, mencatat bahwa Musk dan Twitter hampir pasti akan menghadapi penolakan hukum.

“Menantikan artikel berita tentang pertumpahan darah, dan kemudian tuntutan hukum,” tweet mereka. Cornet dilaporkan dihentikan awal pekan ini.

Tentu saja, proses hukum sudah dimulai. Lima karyawan atau mantan karyawan Twitter saat ini diketahui mengajukan gugatan yang menyatakan Musk dan Twitter melanggar undang-undang negara bagian dan federal dengan tidak memberikan pemberitahuan 60 hari sebelum PHK massal, NBC News melaporkan.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Tim

Baca Lainnya

Aplikasi Oceanic+ Ubah Apple Watch Jadi Komputer Selam

1 Desember 2022 - 16:14 WIB

aplikasi oceanic+ dapat mengubah apple watch menjadi komputer selam

Samsung Galaxy S23 Unpacked Dijadwalkan Awal Februari 2023

1 Desember 2022 - 16:10 WIB

Samsung Galaxy S23 unpacked akan hadir pada Februari 2023 mendatang

Ratusan Juta Nomor WhatsApp Bocor dan Dijual Secara Bebas

30 November 2022 - 18:30 WIB

ratusan juta data nomor whatsapp bocor

Xiaomi Watch S2 Akan Hadir Dengan Dua Ukuran

30 November 2022 - 18:18 WIB

xiaomi watch s2 segera hadir dengan dua pilihan ukuran

Samsung Galaxy S23 Series Akan Dibekali Konektivitas Satelit

29 November 2022 - 14:43 WIB

Samsung Hadirkan konektivitas satelit untuk Samsung Galaxy S23 Series

Philips Hadirkan Monitor Profesional Terbarunya – 27B1U7903

29 November 2022 - 14:42 WIB

philips 27b1u7903 monitor profesional terbaru
Trending di Koran